Pulau Punjung – Roni Aprianto resmi mengemban amanah sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Dharmasraya periode 2026-2029. Keputusan tersebut ditetapkan secara aklamasi dalam Konferensi ke-IV PWI Dharmasraya yang dihelat di Cafe Saya Bagus, kawasan Polres Dharmasraya, Sabtu (23/5/2026).
Dukungan bulat dari para anggota menjadi legitimasi kuat bagi Roni untuk menahkodai organisasi profesi tersebut selama tiga tahun ke depan. Proses pemilihan yang berlangsung demokratis ini turut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat, termasuk Ketua PWI Sumbar Widya Navies dan Sekretaris Firdaus Abie.
Menanggapi kepercayaan yang diberikan, Roni menegaskan bahwa kepemimpinan di PWI merupakan tanggung jawab kolektif. Ia berkomitmen memperkuat soliditas internal sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan melalui program pelatihan jurnalistik yang berkelanjutan.
“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama untuk memajukan PWI Dharmasraya agar lebih profesional dan berintegritas. Organisasi ini bukan milik ketua, melainkan milik seluruh anggota,” tegas Roni.
Ke depan, ia berencana memposisikan PWI Dharmasraya sebagai mitra strategis bagi pemerintah, instansi vertikal, sektor swasta, hingga masyarakat luas. Fokus utamanya adalah melahirkan ide-ide kreatif yang mampu menjaga marwah profesi wartawan di daerah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, memberikan arahan agar kepengurusan baru tetap tegak lurus pada aturan organisasi. Ia mendorong Roni untuk memperluas jangkauan organisasi dengan merangkul lebih banyak jurnalis di Dharmasraya.
“Rangkul kawan-kawan jurnalis untuk bergabung dengan PWI agar ke depannya organisasi ini terus berkembang dan profesional,” pesan Widya.
Konferensi yang ditutup dengan sesi diskusi ini menjadi momentum bagi para anggota untuk menaruh harapan besar. Mereka menginginkan kepemimpinan baru ini mampu lebih aktif dalam memperjuangkan kepentingan wartawan serta menjaga standar etika profesi jurnalistik di wilayah Dharmasraya.






