Ranah

Koto Rantang Jadi KBA, Bupati Agam : Wujud Ciptakan Lingkungan Bersih dan Produktif

167
×

Koto Rantang Jadi KBA, Bupati Agam : Wujud Ciptakan Lingkungan Bersih dan Produktif

Share this article
koto-rantang-jadi-kba,-bupati-agam-:-wujud-ciptakan-lingkungan-bersih-dan-produktif
Koto Rantang Jadi KBA, Bupati Agam : Wujud Ciptakan Lingkungan Bersih dan Produktif

Palupuah – Pemerintah Kabupaten Agam mendapatkan dukungan dari sektor swasta melalui inisiatif Kampung Berseri Astra (KBA) yang diprakarsai oleh FIF Group. Program ini berlokasi di Jorong Batang Palupuah, Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah.

Bupati Agam, Benni Warlis, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyampaikan apresiasinya saat acara Kick Off KBA pada Senin (14/7). Ia menilai KBA sebagai perwujudan upaya bersama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, produktif, harmonis, dan berdaya.

“KBA merupakan wujud dari upaya kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih, produktif, harmonis dan berdaya,” kata Benni Warlis.

Lebih lanjut, Benni Warlis menjelaskan bahwa empat pilar program KBA, yaitu sehat, cerdas, kreatif, dan hijau, selaras dengan misi pembangunan Kabupaten Agam. Terutama dalam memperkuat kapasitas nagari sebagai pusat pertumbuhan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian alam.

“Kita yakin Nagari Koto Rantang dipilih sebagai KBA bukan tanpa alasan. Karena nagari ini memiliki kekayaan alam, nilai budaya dan semangat gotong royong yang kuat,” ujarnya.

Bupati berharap inisiatif dari FIF Group ini dapat mengembangkan potensi Nagari Koto Rantang serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia juga berharap KBA dapat menjadi contoh bagi nagari lain di Kabupaten Agam dalam menghadirkan inovasi dan solusi untuk berbagai tantangan lokal melalui kemitraan strategis.

“Pemkab Agam mendukung setiap langkah dan kegiatan dalam KBA ini,” sebutnya.

Direktur FIF Group, Esther Sri Harjati, menyampaikan bahwa kehadiran FIF Group bukan hanya sebagai entitas bisnis. Namun juga sebagai bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di daerah pelosok.

“Kami percaya bahwa pembangunan bangsa dimulai dari desa. Melalui program KBA, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat untuk tumbuh secara mandiri, sehat dan sejahtera,” kata Esther pada Senin (14/7).

Setelah acara Kick Off KBA, Bupati Agam beserta tamu undangan melakukan peninjauan ke lokasi usaha yang dibina oleh FIF Group. Di antaranya adalah rumah daur ulang dan raflesia luwak coffee.