Jakarta – Pengalaman menonton film di bioskop kini bertransformasi dengan hadirnya teknologi kursi sensorik Magnify8 di jaringan Cinépolis Cinemas Indonesia. Inovasi hasil kolaborasi dengan LUMMA ini menjanjikan keterlibatan emosional yang lebih mendalam bagi penonton.
Cinépolis Cinemas Indonesia secara resmi memperkenalkan Magnify8 melalui kemitraan strategis dengan LUMMA. Peluncuran ini ditandai dengan dibukanya tujuh bioskop berformat Lumma Magnify8 di berbagai kota.
Ketujuh lokasi tersebut tersebar di Jakarta, Medan, Serang, Banjarbaru, Malang, Pekanbaru, dan Sidoarjo.
Berbeda dengan format sensorik berintensitas tinggi, Magnify8 dirancang sebagai penguat suasana cerita. Getaran halus yang tersinkronisasi dengan audio dan ritme film memungkinkan penonton merasakan ketegangan dan emosi secara lebih mendalam tanpa mengganggu kenyamanan.
CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, Alejandro Aguilera Garibay, menyatakan kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam evolusi pengalaman menonton.
“Cinépolis Cinemas Indonesia sedang mendefinisikan ulang kenyamanan dan imersi melalui kolaborasi menarik dengan LUMMA,” ujar Alejandro dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025).
Alejandro menambahkan, kehadiran Magnify8 bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengalaman sinematik. “Ini adalah langkah inovatif yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman sinematik para tamu kami,” katanya.
Magnify8 pertama kali hadir di Indonesia pada November 2025 melalui empat lokasi awal, termasuk Cinépolis Senayan Park Jakarta dan Plaza Medan Fair. Ekspansi berlanjut pada Desember 2025 dengan pembukaan bioskop di Malang, Pekanbaru, dan Sidoarjo.
Dari sisi teknis, Magnify8 dibekali delapan titik getaran yang diprogram secara independen dan sepenuhnya tersinkronisasi dengan film. Pendekatan ini menciptakan atmosfer yang terasa alami dan tidak menyebabkan kelelahan fisik.
Partner dan COO LUMMA, Sebastián Franco, menyatakan bahwa peluncuran Magnify8 di Indonesia memperkuat kemitraan global dengan Cinépolis. “Momen penting ini semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang kami dengan Cinépolis,” ungkap Sebastián.






