Ranah

Masyarakat Sikabu-kabu Kembangkan Potensi Wisata Berbasis Pemberdayaan Ekonomi UMKM

38
×

Masyarakat Sikabu-kabu Kembangkan Potensi Wisata Berbasis Pemberdayaan Ekonomi UMKM

Sebarkan artikel ini
wisata-berbasis-pemberdayaan-masyarakat-nagari-sikabu-kabu-jadi-objek-kunker-tp.-pkk-agam
Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Nagari Sikabu-Kabu Jadi Objek Kunker TP. PKK Agam

LIMA PULUH KOTA – Masyarakat Nagari Sikabu-kabu, Kecamatan Luhak, Kabupaten Lima Puluh Kota, sukses mengembangkan sektor pariwisata berbasis pemberdayaan warga untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Pengembangan destinasi wisata ini dilakukan melalui semangat swadaya dan kebersamaan untuk membuka ruang tumbuh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Yuliesday, meninjau langsung praktik pembelajaran berbasis pariwisata di kawasan tersebut pada Rabu (7/10).

Kunjungan ini bertujuan melihat bagaimana potensi wisata dikelola dengan menempatkan masyarakat setempat sebagai pelaku utama.

Ny. Merry Yuliesday menekankan bahwa keberhasilan sebuah destinasi tidak hanya diukur dari keindahan fisik, tetapi juga dampak manfaat bagi penduduk sekitar.

“Pariwisata tidak hanya tentang destinasi, tetapi bagaimana masyarakat dapat mengambil peran dan mendapatkan manfaat dari keberadaan wisata tersebut,” ujar Merry.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi warga akan memunculkan peluang ekonomi baru bagi pelaku UMKM.

Kawasan wisata Nuansa Sikabu menjadi bukti nyata keberhasilan konsep ini yang telah dirintis melalui swadaya masyarakat sejak akhir 2019.

Pengelola kawasan mendorong warga untuk terlibat aktif sebagai pengelola, pelaku usaha, maupun penyedia kebutuhan wisatawan.

Konsep pengembangan bertajuk “pariwisata berjaya bersama” ini mengedepankan gotong royong serta pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.

Ny. Merry menilai pola ini menjadi inspirasi karena kemajuan pariwisata tidak selalu bergantung pada pembangunan berskala besar.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat memiliki kemauan untuk bergerak dan mengembangkan potensi yang ada,” tegas Merry.

Ia berharap pariwisata dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Pengelolaan wisata ini juga menitikberatkan pada aspek keberlanjutan lingkungan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Semangat di Nagari Sikabu-kabu membuktikan bahwa pariwisata akan semakin bermakna ketika masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengembangan.