Padang – Guna memperkuat syiar Islam di wilayah terluar Indonesia, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Semen Padang kembali menggelar Safari Dakwah Pedalaman di Kepulauan Mentawai pada 1 hingga 5 Juli 2025. Program ini menyasar komunitas Muslim yang menghadapi tantangan geografis.
Menurut Supervisor Pembinaan Dai UPZ BAZNAS Semen Padang, Buya Mafril, inisiatif yang telah berjalan sejak 2014 ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia menjelaskan pada Selasa (1/7/2025) bahwa fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat pembinaan para dai dan menyuburkan akidah umat Islam di titik-titik terpencil seperti Kecamatan Siberut Selatan, Siberut Tengah, dan Siberut Barat Daya. “Kami hadir untuk melakukan evaluasi kinerja, menyerahkan insentif sebagai penyemangat bagi para dai, sekaligus memberikan pencerahan rohani bagi masyarakat, termasuk saudara-saudara kita para mualaf,” jelasnya.
Tim Safari Dakwah menghadirkan sejumlah pakar untuk memperkaya wawasan keislaman masyarakat. Di antaranya, Prof. Ahmad Wira (pakar muamalah), Ustaz Zulfi Akmal (ahli sirah nabawiyah), dan Ustaz Tris (praktisi rukiah dan bekam). Mereka akan mengisi Tablig Akbar dan sesi penguatan akidah.
Buya Mafril menambahkan, seluruh pendanaan program ini berasal dari dana zakat karyawan PT Semen Padang. “Ini adalah wujud kontribusi dan kepedulian kami. Kekuatan dakwah dan pembangunan umat ini lahir dari kepercayaan para muzaki,” ujarnya pada Selasa (1/7/2025).
Untuk memastikan efektivitas dakwah di kepulauan yang luas ini, UPZ BAZNAS Semen Padang memetakan empat wilayah koordinasi. Strategi ini dirancang untuk mengatasi tantangan geografis dan logistik, sehingga pembinaan spiritual dapat berjalan merata.
Ketua Koordinator UPZ BAZNAS Semen Padang se-Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ustaz Iswandi, menyadari beratnya medan dakwah. Meski demikian, ia tetap optimistis syiar Islam akan terus berkembang. “Dengan sinergi semua pihak dan keikhlasan para dai yang bertugas di garda terdepan, kami yakin dakwah Islam di Bumi Sikerei ini akan terus tumbuh dan mengakar kuat,” kata Ustaz Iswandi.
Kepala Departemen Hukum & Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, mengapresiasi program ini. Menurutnya, Safari Dakwah adalah bukti nyata pengelolaan dana zakat karyawan yang amanah, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).
Iskandar menambahkan, “Program ini tidak hanya memperkuat dimensi spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai perekat sosial di tengah masyarakat. Ini adalah cerminan tanggung jawab perusahaan yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga berkomitmen penuh pada pembangunan manusia dan nilai-nilai keislaman.”






