Ekonomi

Muhammadiyah Resmikan Bank Syariah Matahari, Ajak Umat Berdayakan

321
×

Muhammadiyah Resmikan Bank Syariah Matahari, Ajak Umat Berdayakan

Sebarkan artikel ini
pp-muhammadiyah-imbau-warga-dukung-dan-gunakan-bank-syariah-matahari
PP Muhammadiyah Imbau Warga Dukung dan Gunakan Bank Syariah Matahari

Jakarta – Muhammadiyah terus memperkuat ekosistem ekonomi syariahnya dengan diresmikannya Bank Syariah Matahari (BSM).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan izin operasional kepada BSM pada Rabu (18/6/2025), sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan OJK Nomor KEP-39/D.03/2025.

Dengan keluarnya izin ini, BSM resmi menjadi bagian dari jaringan keuangan syariah yang dikembangkan oleh Muhammadiyah.

BSM sendiri merupakan hasil transformasi dari BPR Matahari Artadaya, sebuah lembaga keuangan konvensional yang sebelumnya dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Hamka (UHAMKA).

Transformasi ini merupakan bagian dari strategi besar Muhammadiyah dalam memperkuat jaringan perbankan syariah di internal organisasi. Saat ini, Muhammadiyah tercatat mengelola sekitar 10 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Ketua PP Muhammadiyah, Dr H Anwar Abbas, menyambut baik kehadiran BSM dan mengajak seluruh elemen Muhammadiyah untuk memberikan dukungan penuh.

“Insya Allah (bertransformasi jadi Bank umum syariah) bersama BPRS-BPRS Muhammadiyah lainnya,” ujarnya, seperti dikutip dari laman Muhammadiyah Lamongan.

PP Muhammadiyah telah menerbitkan surat imbauan resmi Nomor 124/HIM/I.0/C/2025 yang menegaskan bahwa BSM adalah milik Persyarikatan dan berfungsi untuk mendukung penguatan ekonomi umat berbasis prinsip syariah, keadilan, dan keberlanjutan.

Surat tersebut juga berisi seruan kepada seluruh unsur Persyarikatan di semua tingkatan, termasuk organisasi otonom (Ortom) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi.

Imbauan tersebut mencakup beberapa hal penting, di antaranya menempatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) seperti tabungan dan deposito di BSM, menggunakan layanan keuangan BSM untuk transaksi sehari-hari, mengelola transaksi kelembagaan melalui fasilitas perbankan BSM, serta mendukung sosialisasi dan partisipasi aktif dalam pengembangan BSM di wilayah masing-masing.

Anwar Abbas menjelaskan bahwa langkah-langkah ini bukan hanya sekadar dukungan finansial, tetapi juga merupakan kontribusi nyata untuk membesarkan lembaga keuangan milik Persyarikatan.

Ia menegaskan, BSM bukan hanya lembaga keuangan biasa, tetapi juga sarana dakwah di bidang ekonomi.

“Bank ini diharapkan menjadi pilar utama dalam membangun ekonomi umat berbasis nilai-nilai Islam,” tegasnya.

Seperti dilansir dari laman Masjid Muhammadiyah, PP Muhammadiyah juga tengah melakukan rekonsolidasi sistem perbankan dan keuangan internal untuk memperkuat posisi BSM dalam ekosistem syariah nasional.

Upaya ini sejalan dengan komitmen Muhammadiyah untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif, adil, dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat.