Ranah

Nagari Kuncir Menanti Sinyal, DPRD Sumbar Bergerak Cepat

114
×

Nagari Kuncir Menanti Sinyal, DPRD Sumbar Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini
anak-nagari-kuncir-keluhkan-sinyal-lemah,-muhidi -siap-koordinasikan-dengan-diskominfotik
Anak Nagari Kuncir Keluhkan Sinyal Lemah, Muhidi  Siap Koordinasikan dengan Diskominfotik

Solok – Warga Nagari Kuncir, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mendambakan pembangunan menara telekomunikasi untuk mengatasi masalah minimnya akses internet dan jaringan komunikasi. Kondisi ini dinilai menghambat perekonomian dan kebutuhan komunikasi masyarakat.

Keluhan tersebut mencuat saat Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, melakukan Safari Ramadan di masjid setempat, Minggu (22/2/2026).

Muhidi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera menindaklanjuti permasalahan ini.

“Ketersediaan jaringan telekomunikasi sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat,” tegas Muhidi, menyoroti pentingnya jaringan untuk komunikasi sehari-hari, pendidikan, dan pengembangan usaha.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Sumatera Barat untuk mencari solusi terbaik terkait pembangunan tower. Akses internet yang memadai, menurutnya, akan membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala Biro Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Ria Wijayanty, menyatakan pemerintah akan segera menyiapkan bahan pendukung dan berkoordinasi dengan dinas terkait.

Pemerintah akan memprioritaskan koordinasi dengan Kominfo di tingkat kabupaten. Jika belum terselesaikan, pemerintah provinsi siap mengambil alih koordinasi untuk mempercepat solusi.

Masyarakat Nagari Kuncir berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi. Kondisi sinyal yang lemah selama ini menghambat aktivitas sehari-hari, terutama untuk pendidikan, pelayanan publik, dan pengembangan usaha.

Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan, warga sering kesulitan berkomunikasi dan mengakses internet, menyebabkan keterlambatan penerimaan informasi penting.

“Kami sangat berharap ada pembangunan tower atau penguatan jaringan di daerah ini,” ujarnya. Dengan jaringan yang baik, aktivitas masyarakat akan lebih lancar, anak-anak bisa belajar maksimal, dan pelaku usaha dapat mengembangkan usahanya.