Ranah

Padang Pariaman Gelar Simulasi IOWave, Tingkatkan Kesiapsiagaan

149
×

Padang Pariaman Gelar Simulasi IOWave, Tingkatkan Kesiapsiagaan

Share this article
pemkab-padang-pariaman-turut-ikuti-iowave-2025 
Pemkab Padang Pariaman Turut Ikuti IOWave 2025 

Parik Malintang – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ikut serta dalam latihan kesiapsiagaan tsunami berskala internasional, Indian Ocean Wave Exercise (IOWave) 2025. Latihan serentak ini digelar pada Kamis (25/10).

Latihan dua tahunan ini bertujuan menguji kemampuan 28 negara di kawasan Samudera Hindia, termasuk Indonesia. Fokusnya adalah merespons ancaman tsunami dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

IOWave 2025 menguji peserta dengan skenario gempa bumi berkekuatan 8,9 SR. Gempa ini berpotensi memicu tsunami di wilayah pesisir Sumatera Barat, termasuk Padang Pariaman.

Kegiatan dipusatkan di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Padang Pariaman. Simulasi juga dilakukan di tiga nagari rawan tsunami: Nagari Katapiang, Tapakis, dan Ulakan.

BPBD Padang Pariaman, Forum Pentahelix, perwakilan BMKG Padang Panjang, perangkat daerah terkait, relawan kebencanaan, dan masyarakat pesisir terlibat dalam kegiatan ini.

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, beserta Ketua TP-PKK Padang Pariaman juga hadir.

Dalam IOWave 2025, ada tiga bentuk latihan utama yang dilakukan.

Pertama, Table Top Exercise (TTX), yaitu simulasi berbasis skenario di ruang rapat BPBD. Tujuannya menguji rantai komando, alur komunikasi, dan koordinasi antarinstansi.

Kedua, Uji Komunikasi. Latihan ini melibatkan nagari rawan tsunami seperti Katapiang, Ulakan, dan Tapakis. Peserta mempraktikkan penyebaran dan penerimaan Peringatan Dini Tsunami (PDT) melalui berbagai kanal.

Ketiga, Simulasi Evakuasi. Simulasi ini dilaksanakan di tiga lokasi, melibatkan masyarakat, pelajar, dan anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Mereka dilatih merespons guncangan gempa, mengenali sirene, dan mengevakuasi diri ke titik kumpul aman.

Rahmat Hidayat menekankan pentingnya IOWave 2025 untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi tsunami. Padang Pariaman adalah daerah pesisir yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

“Latihan ini sangat penting untuk memastikan sistem peringatan dini tsunami berjalan efektif, mulai dari BMKG hingga ke masyarakat,” kata Rahmat Hidayat.

Kegiatan IOWave 2025 di Padang Pariaman berjalan lancar dengan partisipasi aktif seluruh pihak. Hasil evaluasi akan menjadi bahan penting untuk memperkuat sistem mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana di masa mendatang.