Ranah

Padang Pariaman: Rp133 Miliar Atasi Krisis Air Bersih

211
×

Padang Pariaman: Rp133 Miliar Atasi Krisis Air Bersih

Sebarkan artikel ini
padang-pariaman-dapat-rp133-miliar-untuk-pemulihan-layanan-air-bersih
Padang Pariaman Dapat Rp133 Miliar untuk Pemulihan Layanan Air Bersih

Parikmalintang – Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp133 miliar untuk memulihkan layanan air bersih di Kabupaten Padang Pariaman pascabencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

Dana tersebut disalurkan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Sumatera Barat.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyambut baik uluran tangan pemerintah pusat. Ia menilai bantuan ini sangat krusial bagi masyarakat, terutama dalam masa pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam masa transisi pascabencana,” kata John Kenedy Azis saat menerima kunjungan Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, di kantornya, Senin (29/12/2025).

John Kenedy Azis menjelaskan, dana Rp133 miliar ini merupakan bagian dari total anggaran Rp277 miliar yang diajukan Pemkab Padang Pariaman melalui PDAM.

Anggaran ini akan difokuskan untuk menyelesaikan permasalahan mendesak terkait layanan air bersih bagi masyarakat.

Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan layanan dasar masyarakat pascabencana.

“Bantuan yang kami salurkan adalah respon atas kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana, terutama terkait ketersediaan air bersih,” ujarnya.

Bupati John Kenedy Azis menambahkan, sisa anggaran sekitar Rp143 miliar direncanakan untuk penguatan infrastruktur jangka panjang. Ia berharap anggaran tersebut dapat direalisasikan pada akhir tahun 2026 atau 2027.