Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menggulirkan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebagai wujud komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Walikota Pariaman, Yota Balad, meninjau langsung kondisi rumah warga yang membutuhkan bantuan di Desa Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, dan Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (4/1).
Dalam kunjungan tersebut, Yota Balad didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Feri Ferdian Bgd Putra, dan Ketua TP PKK.
Sebagai bentuk perhatian awal, Yota Balad menyerahkan bantuan berupa kasur kepada warga yang rumahnya akan segera diperbaiki.
“Peninjauan ini kami lakukan untuk melihat langsung kondisi beberapa rumah warga yang direncanakan akan masuk dalam program perbaikan rumah atau bedah rumah,” ujar Yota Balad.
Yota Balad berharap, program ini dapat memberikan hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat.
Dari hasil peninjauan, ditemukan kerusakan pada bagian atap dan dinding rumah warga. Satu rumah bahkan dipastikan akan masuk dalam program bedah rumah.
“Kita akan jalankan program ini sesuai aturan yang sudah ada, dimana program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) ini dananya akan dikucurkan dari Baznas Kota Pariaman,” jelas Yota Balad.
Yota Balad berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima. Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen melanjutkan program bantuan sosial dan perbaikan rumah sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.






