EkonomiRanah

Pelni Bebaskan Biaya, Kirim Bantuan Logistik Korban Sumatera

201
×

Pelni Bebaskan Biaya, Kirim Bantuan Logistik Korban Sumatera

Sebarkan artikel ini
pelni-bebaskan-rp-1,4-miliar-biaya-kirim-bantuan-ke-sumatera
Pelni Bebaskan Rp 1,4 Miliar Biaya Kirim Bantuan ke Sumatera

Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memberikan bantuan biaya pengiriman logistik untuk korban banjir dan longsor di Sumatera. Bantuan ini berupa pembebasan biaya angkut untuk 47 TEUs kontainer.

Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, menjelaskan pengiriman puluhan kontainer ini akan dilakukan dalam tiga tahap.

Pengiriman tahap pertama telah dimulai pada Jumat (13/12/2025) dan akan dilanjutkan pada 18 Desember 2025.

“Hari ini kami mengirim barang bantuan yang dihimpun dari masyarakat melalui kantor cabang Pelni untuk korban bencana banjir di Sumatera. Sebanyak 15 kontainer diangkut dengan KM Kelud,” ujar Tri Andayani saat pelepasan bantuan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025).

Tri Andayani menambahkan, pembebasan biaya angkut ini adalah komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera.

Selain 15 kontainer yang sudah dikirim, 32 kontainer lainnya akan menyusul pada pelayaran berikutnya.

“Pengiriman berikutnya akan berlayar dengan KM Nggapulu pada 13 Desember dan KM Kelud pada 18 Desember. Sejauh ini sudah terkumpul 32 kontainer untuk pengiriman berikutnya,” jelasnya.

Bantuan yang dikirim berasal dari Tegal, Surabaya, dan Jakarta. Isinya meliputi pakaian, makanan, pampers, sembako, dan perlengkapan ibadah.

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Kokok Susanto, menyebutkan nilai biaya angkut yang dibebaskan untuk 15 TEUs pertama mencapai Rp 361,8 juta.

Jika ditotal dengan 32 kontainer berikutnya, nilai biaya angkut yang dibebaskan mencapai Rp 1,4 miliar.

“Kami memastikan proses logistik berjalan lancar dan aman hingga tiba di tujuan. Barang bantuan akan diterima instansi yang mengirimkan dari Jakarta, sementara untuk barang bantuan akan kami salurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara,” kata Kokok.

Pelni berkomitmen untuk terus menjadi mitra andal dalam upaya kemanusiaan dan pemulihan bencana, dengan memanfaatkan armada kapal dan jaringan logistik yang terintegrasi.