Payakumbuh – Pemerintah pusat memastikan dukungan penuh untuk merevitalisasi Pasar Payakumbuh yang dilanda kebakaran pada Agustus 2025. Komitmen ini diwujudkan sebagai bagian dari upaya memulihkan dan memperkuat perekonomian daerah.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyampaikan langsung kepastian tersebut saat meninjau kondisi Pasar Payakumbuh, Rabu (28/01/2026).
Dody menjelaskan, seluruh persyaratan untuk revitalisasi telah terpenuhi, termasuk rekomendasi dari Kementerian Perdagangan.
“Tahapan berikutnya adalah penyusunan detail engineering design (DED),” kata Dody.
Pemerintah pusat akan segera memproses pembangunan pasar setelah anggaran ditetapkan.
“Begitu anggarannya sudah ditetapkan, pembangunan Pasar Payakumbuh akan segera kami proses,” tegasnya.
Menurut Dody, Pasar Payakumbuh memiliki peran strategis sebagai penopang utama perekonomian masyarakat setempat.
Revitalisasi pasar dinilai mendesak mengingat usia bangunan yang telah mencapai puluhan tahun, sejak pertama kali dibangun pada 1982.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyatakan, pemerintah daerah siap menindaklanjuti seluruh tahapan teknis yang dibutuhkan untuk mempercepat revitalisasi pasar.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan satuan kerja pelaksana strategis sebagaimana arahan Bapak Menteri PU, sehingga penyusunan DED dapat dipercepat dan seluruh persyaratan teknis dapat dipenuhi,” ujar Zulmaeta.
Zulmaeta mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk mendukung kelancaran proses pembangunan Pasar Payakumbuh.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Anggota DPR RI Andre Rosiade, Bupati Lima Puluh Kota Safni, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda, serta sejumlah asisten dan perwakilan OPD terkait.






