RanahSosial

Pemkab Agam Bekali SDM Pendamping Anak Teknik Manajemen Stres dan Trauma

61
×

Pemkab Agam Bekali SDM Pendamping Anak Teknik Manajemen Stres dan Trauma

Sebarkan artikel ini
pemkab-agam-perkuat-ketangguhan-mental-sdm-pendamping-anak-melalui-bimtek-trauma-healing
Pemkab Agam Perkuat Ketangguhan Mental SDM Pendamping Anak Melalui Bimtek Trauma Healing

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam memperkuat ketahanan mental para pendamping anak melalui bimbingan teknis intensif mengenai manajemen stres dan pemulihan trauma. Sebanyak 25 peserta yang bertugas sebagai garda terdepan perlindungan anak menjalani pelatihan di Hotel Sakura Syariah, Selasa (23/6), guna membekali diri dalam menghadapi persoalan kompleks di lapangan.

Kesehatan mental para praktisi pendamping menjadi fokus utama dalam kegiatan ini. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Agam, Yunilson, menegaskan bahwa kualitas layanan perlindungan anak sangat bergantung pada kondisi psikologis pendampingnya.

“Kita tidak bisa memberikan ketenangan kepada anak jika diri kita sendiri belum tenang. Pendamping yang sehat, bahagia, dan kuat akan mampu memberikan pendampingan yang berkualitas, aman, dan menenangkan bagi anak-anak,” ujar Yunilson saat membuka agenda tersebut.

Ia menambahkan, pendamping yang setiap hari terpapar beban cerita traumatik rentan mengalami tekanan psikologis sekunder. Karena itu, penguasaan teknik manajemen stres serta kemampuan mengenali tanda-tanda kelelahan emosional menjadi instrumen penting agar pendamping tetap tangguh dalam mengawal tumbuh kembang generasi muda.

Sekretaris Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Nelfia Fauzana, turut menyoroti tingginya risiko kelelahan emosional yang dialami tenaga pendidik dan staf sosial. Mengingat variasi kasus yang ditangani kian dinamis-mulai dari perundungan, kekerasan seksual, hingga kekerasan verbal-ketahanan mental menjadi modal krusial.

Sebanyak 25 peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, termasuk tenaga pendidik jenjang SD, SMP, hingga SLB, serta perwakilan dari Dinas Sosial dan Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu membangun jejaring dukungan yang solid sekaligus mengimplementasikan metode pemulihan trauma yang lebih efektif dalam tugas sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Agam berharap inisiatif ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan suportif bagi anak-anak yang menjadi korban trauma, sehingga proses pemulihan mereka dapat berjalan lebih optimal.