Ranah

Pemkab Agam Kucurkan Rp54,46 Miliar untuk Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Jalan

14
×

Pemkab Agam Kucurkan Rp54,46 Miliar untuk Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
pemkab-agam-percepat-pembangunan-infrastruktur-jalan,-anggaran-capai-rp54,46-miliar
Pemkab Agam Percepat Pembangunan Infrastruktur Jalan, Anggaran Capai Rp54,46 Miliar

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam segera merealisasikan proyek rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur jalan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp54,46 miliar.

Dana jumbo ini bersumber dari Tambahan Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang difokuskan untuk memperbaiki aksesibilitas di berbagai wilayah kecamatan.

Bupati Agam, Benni Warlis, telah menginstruksikan seluruh jajaran terkait agar segera menuntaskan persiapan di lapangan.

Instruksi ini bertujuan untuk memastikan manfaat proyek pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam waktu dekat.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Agam kini tengah menggenjot percepatan tahapan administrasi hingga teknis di lapangan.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Agam, Ofrizon, mengungkapkan bahwa instansinya sedang berada pada tahap akhir persiapan teknis.

“Sebagian besar paket pekerjaan telah menyelesaikan dokumen perencanaan,” ujar Ofrizon.

Pengerjaan fisik di lapangan dijadwalkan mulai berlangsung secara bertahap antara akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Pemkab Agam memasang target agar seluruh rangkaian proyek infrastruktur ini rampung sepenuhnya pada pengujung tahun.

Ofrizon menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memuluskan mobilitas warga sekaligus melancarkan jalur distribusi hasil pertanian.

Peningkatan kualitas jalan tersebut diproyeksikan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah serta menjadi stimulus pendorong ekonomi daerah.

Pihak pemerintah memohon permakluman masyarakat atas potensi kendala yang muncul selama masa konstruksi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersabar apabila terjadi gangguan sementara, seperti pengalihan arus lalu lintas atau perlambatan perjalanan akibat aktivitas alat berat,” paparnya.

Ditegaskan pula, segala ketidaknyamanan selama pengerjaan merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur publik yang berkualitas tinggi.