Ranah

Pemkab Tanah Datar Perkuat Mitigasi Kecelakaan di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

35
×

Pemkab Tanah Datar Perkuat Mitigasi Kecelakaan di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
pemkab-tanah-datar-perkuat-mitigasi-kecelakaan-di-jalur-padang-panjang-bukittinggi
Pemkab Tanah Datar Perkuat Mitigasi Kecelakaan di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

Padang – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai mengambil langkah tegas untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas di jalur Padang Panjang-Bukittinggi, khususnya di kawasan Kecamatan X Koto. Ruas jalan yang memiliki kontur turunan panjang ini kerap menjadi lokasi kecelakaan fatal akibat kegagalan fungsi rem pada kendaraan berat.

Upaya mitigasi tersebut dimatangkan melalui koordinasi lintas instansi yang dipimpin Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat serta Dinas Perhubungan Sumatera Barat pada Selasa (9/6/2026). Pertemuan ini menjadi landasan bagi pemerintah untuk merancang sistem keselamatan transportasi yang lebih komprehensif.

Ahmad Fadly menyoroti urgensi pembatasan operasional kendaraan sebagai solusi jangka pendek. “Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan kondisi ruas jalan Padang Panjang-Bukittinggi yang hampir setiap tahun terjadi kecelakaan. Kami mengusulkan pembatasan jadwal operasional kendaraan tertentu dan usulan tersebut disambut baik,” ujarnya.

Selain pembatasan jam operasional, pemerintah juga menyiapkan serangkaian langkah teknis di lapangan. Rencana aksi tersebut meliputi penambahan rambu lalu lintas, pembaruan marka jalan, hingga pengawasan yang lebih ketat di titik-titik rawan. Fadly berharap pemetaan lokasi kecelakaan dapat segera dirampungkan sebagai dasar kebijakan transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.

Komitmen serupa disampaikan Kepala BPTD Kelas II Sumatera Barat, Deddy Gusman. Pihaknya siap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas perlengkapan jalan serta menyusun rekomendasi penanganan berdasarkan kondisi aktual di lapangan guna menekan risiko insiden berulang.

Senada dengan langkah tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama. Pihaknya memastikan akan terus mengedepankan tindakan preventif di jalur strategis tersebut demi menjamin keamanan mobilitas warga.