Batusangkar – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tengah mengkaji peluang pemberian bantuan finansial untuk pengembangan fasilitas Asrama Mahasiswa Yayasan Pagaruyung di Bandung, Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kenyamanan hunian bagi para mahasiswa asal Tanah Datar yang sedang menempuh pendidikan di tanah rantau.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menegaskan bahwa realisasi bantuan tersebut sangat bergantung pada ketersediaan anggaran daerah. Pihaknya berkomitmen melakukan peninjauan mendalam terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.
“Kami akan melihat kondisi keuangan daerah terlebih dahulu. Jika memungkinkan, pemerintah daerah akan membantu pengembangan asrama ini agar mahasiswa dapat menikmati fasilitas yang lebih baik,” ujar Eka saat meninjau langsung gedung asrama bersama pengurus Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Bandung Raya.
Selain meninjau kondisi fisik bangunan, kunjungan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan komunitas perantau. Eka memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga perantau yang telah menyediakan tempat tinggal bagi generasi muda asal kampung halaman, yang dinilainya sebagai wujud kepedulian sosial yang patut didukung.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, memandang asrama berkapasitas 17 kamar ini sebagai aset strategis. Baginya, gedung dua lantai tersebut bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol solidaritas masyarakat Luhak Nan Tuo di tanah rantau.
Anton mendorong pengelolaan asrama dilakukan secara profesional agar mampu menghasilkan pendapatan mandiri. Dengan manajemen yang baik, ia berharap biaya operasional dan pemeliharaan gedung dapat tertutupi secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa, perantau, dan pemerintah daerah agar asrama tersebut berfungsi optimal sebagai rumah singgah yang representatif.
Ketua IKTD Bandung Raya, H. Syafriadi, memastikan bahwa kolaborasi yang solid antara pengurus IKTD dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar selama ini telah menjaga kondisi bangunan tetap terawat.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan pengurus IKTD Bandung Raya, gedung ini tetap terawat dan berada dalam kondisi baik. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa asal Tanah Datar yang berada di Bandung,” pungkas Syafriadi.






