Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sebagai solusi relokasi sementara bagi warga yang bermukim di zona rawan bencana. Langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padang tengah memfokuskan diri pada penyelesaian perbaikan Rusunawa.
Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima instruksi dari Walikota terkait rencana relokasi warga.
“Saat ini, 10 unit sudah siap untuk ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan,” ujar Raf Indria, Kamis (18/4/2024).
Ia menambahkan, perbaikan unit-unit lain yang membutuhkan perhatian lebih akan segera dilaksanakan.
Walikota Padang Fadly Amran sebelumnya mengimbau warga terdampak banjir untuk bersedia direlokasi sementara ke Rusunawa.
Imbauan tersebut disampaikan setelah memimpin kegiatan gotong royong pasca banjir di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.
Fadly Amran menjelaskan, laporan dari BMKG menunjukkan bahwa pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pencegahan terhadap warga yang tinggal di zona berbahaya,” tegasnya.
Pemko Padang telah menyediakan Rusunawa sebagai tempat relokasi sementara bagi warga terdampak.
“Saat ini ada 10 unit yang tersedia untuk sementara. Kami juga sudah menginstruksikan Dinas Perkim untuk melakukan perbaikan yang diperlukan di unit-unit Rusunawa agar nyaman ditempati selama relokasi,” kata Fadly Amran.
“Sekali lagi kami minta, mohon warga yang berada di daerah rawan seperti di Nanggalo ini berkenan untuk direlokasi dulu,” pungkasnya.






