Padang – Pemerintah Kota Padang resmi menyerahkan kunci Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada warga Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada Jumat (10/7/2026).
Langkah ini menjadi manifestasi nyata dukungan pemerintah pusat melalui BNPB dalam memulihkan kehidupan para penyintas bencana.
Prosesi penyerahan simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di lokasi pemukiman baru.
Sinergi lintas instansi tampak solid dengan kehadiran Sestama BNPB Rustian, anggota DPRD Kota Padang Iskandar, serta perwakilan PT Semen Padang.
Maigus menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi strategis yang mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayahnya.
Ia pun mengimbau masyarakat yang masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara) agar segera pindah ke rumah baru demi kenyamanan hidup.
“Terima kasih kepada pemerintah pusat karena masyarakat kita kini bisa merasakan rumah yang layak,” tutur Maigus.
Di sisi lain, Sestama BNPB Rustian memberikan instruksi tegas kepada PT Semen Padang untuk segera menuntaskan pembangunan 22 unit rumah tambahan.
Rustian memastikan seluruh kebutuhan pendanaan untuk penyelesaian proyek tahap lanjutan tersebut telah tersedia secara penuh.
“Untuk PT Semen Padang, kerjakan saja 22 rumah lagi karena BNPB sudah menyediakan anggarannya,” tegas Rustian.
Selain urusan hunian, Rustian menyoroti ancaman fenomena El Nino yang berpotensi memicu musim kemarau panjang ke depan.
Ia mendesak pemkot segera memetakan lokasi strategis pembangunan sumur bor dalam sebagai langkah antisipasi krisis air bersih.
BNPB berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap penyediaan fasilitas air bersih agar kebutuhan vital warga tetap terjaga saat kemarau tiba.
Rustian menutup arahannya dengan menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana.
Kesiapsiagaan kolektif dipandang sebagai fondasi utama dalam meminimalkan risiko serta dampak kerusakan di masa depan.






