Ranah

PHR Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumur Siak

226
×

PHR Temukan Cadangan Minyak Baru di Sumur Siak

Sebarkan artikel ini
phr-temukan-potensi-cadangan-minyak-baru-di-blok-rokan
PHR Temukan Potensi Cadangan Minyak Baru di Blok Rokan

Siak – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menemukan potensi cadangan minyak baru di Kabupaten Siak, Riau. Penemuan ini berasal dari Sumur Mustang Hitam (MTH)-001 yang terletak di Desa Libo Jaya.

Uji produksi sumur memastikan adanya kandungan hidrokarbon. Hal ini membuka harapan baru bagi peningkatan produksi migas nasional.

Vice President Exploration PHR Regional 1, Suprayitno Adhi Nugroho, menjelaskan pengeboran sumur eksplorasi MTH-001 dimulai pada 4 September 2025.

Pengeboran menggunakan Rig PDSI 52.3 dengan kapasitas 750 HP.

Sumur mencapai kedalaman akhir 6.464 feet measured depth (ftMD) atau 6.351,5 feet true vertical depth sub sea (ftTVDSS) pada 26 September 2025.

“Meski laju produksi awal masih relatif rendah, penemuan ini membuka peluang pengembangan lebih lanjut,” kata Adhi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1/2026).

PHR melanjutkan uji produksi dengan Rig BMS-007 pada 5 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 setelah pengeboran rampung.

Hasilnya, potensi sumber daya minyak terdeteksi dari perangkap stratigrafi baru pada Formasi Pematang URB dan Formasi Menggala.

Secara geologis, sumur ini berada di South Aman Trough, bagian dari Cekungan Sumatra Tengah. Cekungan ini dikenal sebagai salah satu penghasil migas paling produktif di Indonesia.

Adhi menambahkan, temuan ini memberikan sinyal positif bagi pengembangan lanjutan di Central Sumatra Basin.

Formasi Pematang URB merupakan batuan sumber migas. Sementara Formasi Menggala adalah batuan pasir yang menjadi reservoir utama minyak. Keduanya merupakan bagian penting dari sistem perminyakan di Blok Rokan.

PHR menilai, uji produksi Sumur MTH-001 membuka peluang peningkatan produksi melalui pengembangan lanjutan.

Temuan ini membuktikan bahwa eksplorasi di wilayah kerja yang telah matang masih menjanjikan, terutama dengan pendekatan interpretasi data dan teknologi yang optimal.

Saat ini, PHR tengah melakukan kajian komprehensif untuk menghitung potensi sumber daya dan cadangan. Perusahaan juga menyiapkan skema pengembangan lapangan.

“Tim eksplorasi dan pengembangan sedang menyiapkan skenario Produksi Awal atau POPE,” jelas Adhi. Tujuannya agar temuan ini dapat segera dimonetisasi secara optimal.

Sumur MTH-001 berlokasi strategis, sekitar 3 kilometer dari Lapangan Oki, 4 kilometer dari Lapangan Kokoh, dan 6 kilometer dari Gathering Station Libo.

Kedekatan ini membuka peluang pemanfaatan fasilitas eksisting dan efisiensi pengembangan.

“Keberhasilan Sumur MTH-001 menegaskan komitmen PHR dalam menjalankan eksplorasi berkelanjutan,” pungkas Adhi.

Eksplorasi berkelanjutan dilakukan di Central Sumatra Basin dan memperkuat peran Blok Rokan sebagai penopang utama produksi migas nasional.