Ranah

PLN Kembangkan SPKLU, Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik

174
×

PLN Kembangkan SPKLU, Dongkrak Penjualan Kendaraan Listrik

Sebarkan artikel ini
mobilitas-kendaraan-listrik-meningkat,-pln-buka-peluang-bisnis-spklu
Mobilitas Kendaraan Listrik Meningkat, PLN Buka Peluang Bisnis SPKLU

Solo – PT PLN (Persero) membuka peluang investasi bagi masyarakat umum, pengusaha, hingga institusi untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Langkah ini diambil seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan kebutuhan pengisian daya baterai.

“SPKLU itu bukan monopoli PLN. Siapa pun bisa membuka usaha ini, baik perorangan maupun pihak ketiga,” ujar Manajer PLN UP3 Surakarta, Munawir Hakim, Kamis (6/11/2025).

PLN menawarkan empat skema kerja sama yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi. Skema paling sederhana, mitra hanya perlu menyediakan lahan, sementara peralatan disediakan melalui sistem sewa dari PLN.

“PLN memberikan kemudahan penuh. Kami siap membantu penyediaan mesin dan sistemnya agar masyarakat bisa langsung menjalankan usaha SPKLU,” tutur Munawir.

Saat ini, PLN telah mengoperasikan lebih dari 3.700 titik SPKLU di berbagai lokasi strategis, termasuk di rest area jalan tol.

Selain itu, PLN juga memberikan diskon Rp 500 ribu untuk pemasangan home charging di rumah-rumah pemilik kendaraan listrik. Hingga kini, jumlah titik home charging telah mencapai lebih dari 51 ribu unit di seluruh Indonesia.

Dekan Fakultas Teknik UNS, Wahyudi Sutopo, menilai kolaborasi dengan PLN penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik.

“Melalui kegiatan edukasi dan aksi kolaboratif ini, kami ingin menumbuhkan minat generasi muda terhadap inovasi energi bersih,” kata Wahyudi.

Sebagai bagian dari upaya edukasi, PLN menggelar program di Solo Raya yang meliputi roadshow di tujuh sekolah dan kampus, serta Workshop Bengkel Konversi Motor dan Experience Day pada Desember 2025. Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 siswa SMK, mahasiswa, dan masyarakat umum.