Ranah

Prihatin Insiden di Alahan Panjang, Mahyeldi Minta Pemda Perketat Izin Penginapan

189
×

Prihatin Insiden di Alahan Panjang, Mahyeldi Minta Pemda Perketat Izin Penginapan

Share this article
prihatin-insiden-di-alahan-panjang,-mahyeldi-minta-pemda-perketat-izin-penginapan
Prihatin Insiden di Alahan Panjang, Mahyeldi Minta Pemda Perketat Izin Penginapan

Solok – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperketat pengawasan terhadap seluruh usaha penginapan. Langkah ini diambil usai insiden dugaan keracunan gas yang menimpa pasangan suami istri di Alahan Panjang, Kabupaten Solok.

Akibat kejadian tersebut, seorang wisatawan meninggal dunia.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa wisatawan di kawasan wisata Alahan Panjang.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini,” kata Mahyeldi, Selasa (14/10/2025).

Mahyeldi meminta seluruh kepala daerah di Sumbar meningkatkan pengawasan terhadap usaha jasa penginapan. Pengawasan meliputi hotel, wisma, homestay, hingga tenda glamping komersial.

Ia juga meminta Bupati dan Wali Kota menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi. Tujuannya, memperkuat aspek keamanan dan keselamatan wisatawan.

“Ini penting menjadi perhatian Bupati dan Wali Kota. Setiap usaha penginapan harus benar-benar memenuhi standar keamanan dan perizinan sesuai ketentuan. Keselamatan pengunjung adalah hal utama,” tegas Mahyeldi.

Gubernur mengaku baru mengetahui kejadian tersebut dari pemberitaan media. Ia berharap laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Solok segera diterima. Laporan ini akan menjadi bahan kajian dan evaluasi bersama.

“Kita memang baru mengetahui dari media, disebutkan sementara penyebabnya karena paparan gas dari pemanas air. Tapi tentu, kita menunggu laporan lengkap dari Bupati agar bisa dikaji secara menyeluruh dan dicarikan langkah pencegahannya ke depan,” jelasnya.

Mahyeldi menegaskan, Pemprov Sumbar berkomitmen memperkuat tata kelola sektor pariwisata yang aman dan berkelanjutan. Keselamatan wisatawan merupakan bagian penting dari citra dan kenyamanan destinasi wisata Sumbar.

Dalam insiden di Alahan Panjang, seorang wanita bernama Cindy Desta Nanda (28) meninggal dunia. Sementara suaminya, Gilang Kurniawan (28), masih menjalani perawatan medis intensif.