Agam – Proyek rekonstruksi jalan provinsi ruas Matur-Palembayan di Kabupaten Agam mencatatkan progres yang menggembirakan. Hingga 7 Juni 2026, realisasi fisik di lapangan telah mencapai 21 persen, melampaui target awal yang ditetapkan sebesar 18,02 persen.
Capaian ini menghasilkan deviasi positif sebesar 2,98 persen dari jadwal yang direncanakan. Pengerjaan infrastruktur dengan nilai kontrak Rp3,12 miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2026 tersebut dikerjakan oleh PT Anugrah Karya Bersama Persada.
Lingkup pekerjaan mencakup rekonstruksi jalan sepanjang 1.336 meter yang terbagi ke dalam dua segmen. Selain fokus pada pengaspalan dan pemasangan lapis pondasi, kontraktor juga melakukan pembangunan bronjong serta pasangan batu guna memperkuat struktur badan jalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Mhd Reza, menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan ketat di lapangan. Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh tahapan pengerjaan tetap berada pada koridor spesifikasi teknis yang telah disepakati.
“Alhamdulillah, saat ini progres pekerjaan berada di atas target. Kami terus mengawal agar ruas Matur-Palembayan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta mendukung kelancaran konektivitas antarwilayah di Kabupaten Agam,” ujar Reza.
Pemerintah menargetkan seluruh rangkaian proyek infrastruktur ini rampung sepenuhnya pada Agustus 2026. Pihak dinas berharap dukungan penuh dari masyarakat setempat agar proses pengerjaan berjalan lancar, sehingga dampak positif terhadap aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah tersebut dapat segera dirasakan.






