RanahTeknologi

Samsung Alihkan Layanan Pesan Pengguna ke Google Messages

173
×

Samsung Alihkan Layanan Pesan Pengguna ke Google Messages

Sebarkan artikel ini
good-bye!-samsung-messages
Good Bye! Samsung Messages

Jakarta – Samsung resmi menghentikan layanan aplikasi pesan instan bawaan, Samsung Messages, mulai Juli 2026. Keputusan ini diambil perusahaan seiring dengan dominasi Google Messages sebagai aplikasi perpesanan standar pada perangkat Samsung generasi terbaru.

Samsung mendesak para pengguna untuk segera beralih menggunakan Google Messages sebagai aplikasi pesan teks utama. Perusahaan menyarankan pengguna untuk memeriksa aplikasi pesan di perangkat masing-masing guna mengetahui tanggal pasti penghentian layanan tersebut.

Kebijakan ini tidak berlaku bagi seluruh perangkat. Samsung memastikan bahwa ponsel pintar yang menjalankan sistem operasi Android 11 atau versi yang lebih lama tidak akan terdampak dan tetap mendukung aplikasi Samsung Messages.

Transisi ini sebenarnya telah dimulai secara bertahap sejak peluncuran seri Galaxy S22 di Amerika Serikat. Saat ini, perangkat seperti seri Galaxy S25, Galaxy Z Fold6, Galaxy Z Flip6, dan model yang lebih baru telah menyertakan Google Messages sebagai aplikasi bawaan.

Langkah ini diambil Samsung demi melakukan standarisasi Rich Communication Services (RCS). Dukungan RCS pada Google Messages memungkinkan pengguna mengirim media berkualitas tinggi, melakukan obrolan grup yang lebih interaktif, serta melihat indikator pengetikan secara real-time lintas sistem operasi.

Meski pengguna mungkin kehilangan sejumlah opsi kustomisasi visual khas Samsung Messages, Google Messages menawarkan keunggulan lain berupa integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang lebih luas bagi para penggunanya.

Jakarta – Samsung resmi menghentikan layanan aplikasi pesan instan bawaan, Samsung Messages, mulai Juli 2026. Keputusan ini diambil perusahaan seiring dengan semakin dominannya penggunaan Google Messages sebagai aplikasi perpesanan standar pada perangkat Samsung terbaru.

Samsung mendesak para pengguna untuk segera beralih menggunakan Google Messages sebagai aplikasi pesan teks utama. Perusahaan menyarankan pengguna untuk memeriksa aplikasi pesan di perangkat masing-masing guna mengetahui tanggal pasti penghentian layanan tersebut.

Kebijakan ini tidak berlaku bagi seluruh perangkat. Samsung memastikan bahwa ponsel pintar yang menjalankan sistem operasi Android 11 atau versi yang lebih lama tidak akan terdampak dan tetap mendukung aplikasi Samsung Messages.

Transisi ini sebenarnya telah dilakukan secara bertahap sejak peluncuran seri Galaxy S22 di Amerika Serikat. Saat ini, perangkat seperti seri Galaxy S25, Galaxy Z Fold6, Galaxy Z Flip6, dan model yang lebih baru sudah menyertakan Google Messages sebagai aplikasi bawaan.

Langkah ini diambil sebagai upaya standarisasi Rich Communication Services (RCS). Dukungan RCS pada Google Messages memungkinkan pengguna mengirim media berkualitas tinggi, melakukan obrolan grup yang lebih interaktif, serta melihat indikator pengetikan secara real-time lintas sistem operasi.

Meski pengguna mungkin kehilangan sejumlah opsi kustomisasi visual khas Samsung Messages, Google Messages menawarkan keunggulan lain berupa integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas bagi penggunanya. Kebijakan ini menegaskan komitmen Samsung untuk menyelaraskan ekosistem perpesanan mereka dengan standar yang ditetapkan oleh Google.