Ranah

Sciences Po Cetak Mata-Mata, Antisipasi Ancaman Global

164
×

Sciences Po Cetak Mata-Mata, Antisipasi Ancaman Global

Share this article
sciences-po-saint-germain:-‘tempat-kongkow’-para-agen-intelijen
Sciences Po Saint-Germain: ‘Tempat Kongkow’ Para Agen Intelijen

Paris – Universitas terkemuka di Prancis, Sciences Po Saint-Germain, membuka program diploma yang menggabungkan mahasiswa biasa dengan agen intelijen aktif. Program ini bertujuan mencetak calon mata-mata dan memberikan pelatihan berkelanjutan bagi agen yang sudah bertugas.

Program bernama Diploma Intelijen dan Ancaman Global (DiplĂ´me sur le Renseignement et les Menaces Globales) ini hasil kerja sama dengan Academie du Renseignement, lembaga pelatihan dinas intelijen Prancis.

Profesor Sciences Po Saint-Germain, Xavier Crettiez, mengakui banyak tidak mengetahui nama asli mahasiswanya.

“Saya jarang mengetahui latar belakang agen intelijen ketika mereka dikirim mengikuti pelatihan, dan saya ragu nama-nama yang diberikan kepada saya itu asli,” ujarnya, seperti dikutip dari BBC, Jumat (9/1/2026).

Program ini lahir dari permintaan pemerintah Prancis satu dekade lalu, setelah serangan teroris di Paris pada 2015.

Pemerintah melakukan perekrutan besar-besaran di badan intelijen dan meminta Sciences Po Saint-Germain membuat kurikulum baru.

Perusahaan-perusahaan besar Prancis juga tertarik mengirimkan staf keamanan mereka ke kursus ini atau merekrut lulusan muda.

Diploma ini terdiri dari 120 jam pembelajaran di kelas dengan modul yang tersebar selama empat bulan.

Biaya untuk mahasiswa eksternal, termasuk mata-mata dan peserta magang dari perusahaan, mencapai Rp97,6 juta (5 ribu Euro).

Tujuan utama kursus ini adalah mengidentifikasi ancaman di mana pun mereka berada, serta cara melacak dan mengatasinya.

Topik-topik utama meliputi ekonomi kejahatan terorganisir, jihadisme Islam, pengumpulan intelijen bisnis, dan kekerasan politik.