EkonomiKomunitasRanah

Semarang 10K 2025 Gerakkan Ekonomi, Bank bjb Mendukung

530
×

Semarang 10K 2025 Gerakkan Ekonomi, Bank bjb Mendukung

Sebarkan artikel ini
dorong-sport-tourism-dan-aktivitas-ekonomi-kota,-bank-bjb-dukung-semarang-10k-2025
Dorong Sport Tourism dan Aktivitas Ekonomi Kota, Bank Bjb Dukung Semarang 10K 2025

Semarang – Bank bjb mendukung penuh penyelenggaraan Semarang 10K 2025. Ajang lari ini diharapkan dapat mendorong pengembangan sport tourism dan pergerakan ekonomi di Kota Semarang.

Event yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025 ini diikuti oleh sekitar 2.760 pelari. Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.

Pembukaan Semarang 10K 2025 ditandai dengan pengibaran bendera start.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara ini. Di antaranya Direktur Bisnis Harian Kompas Lukminto Wibowo, Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna, Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Nunung Suhartini, serta Direktur Keuangan bank bjb Hana Dartiwan.

Para peserta kemudian berlari menempuh rute bertema “Own The Game”. Tema ini merefleksikan karakter dan sejarah Kota Semarang.

Rute Semarang 10K dikenal datar dan steril. Hal ini memberikan peluang bagi pelari untuk mencetak rekor pribadi (personal best).

Perlombaan berjalan lancar berkat dukungan pengamanan rute, titik hidrasi, dan penunjuk arah yang memadai. Antusiasme warga di sepanjang lintasan menambah semarak suasana lomba.

Sebagai Official Banking Partner, bank bjb menyediakan berbagai layanan perbankan. Termasuk fasilitas transaksi nontunai dan layanan informasi produk di area race village.

Dukungan ini bertujuan untuk menunjang kenyamanan peserta dan pengunjung selama acara.

Race village juga dimeriahkan aktivitas komunitas dan UMKM lokal. UMKM binaan bank bjb turut hadir dengan kuliner dan produk khas Semarang.

Rizal, peserta asal Bandung, mengapresiasi penyelenggaraan ajang ini. Ia menilai rute lomba menarik dengan suasana meriah dan fasilitas pendukung yang memadai.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang Budi Prakosa menilai Semarang 10K berdampak positif. Baik dari sisi promosi kota maupun pergerakan ekonomi lokal.

Kehadiran pelari dari luar daerah dinilai mendorong aktivitas sektor pariwisata dan UMKM.

Budi Prakosa mengatakan Semarang 10K 2025 sejalan dengan upaya pemerintah kota. Yakni membangun citra Semarang sebagai kota yang sehat, bersih, berdaya saing, serta terbuka bagi kegiatan berskala nasional dan internasional.

Wakil Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Sani Ikhsan Maulana menambahkan, peningkatan jumlah peserta berdampak pada pergerakan ekonomi lokal. Khususnya sektor UMKM dan jasa pendukung pariwisata.

Ia juga menilai pengelolaan lomba berjalan tertib dengan pengaturan rute yang baik.

Semarang 10K 2025 ditutup dengan suasana kebersamaan di garis finis. Para peserta mengabadikan momen pencapaian mereka.

Penyelenggara berharap Semarang 10K terus menjadi agenda tahunan. Agenda ini diharapkan mendorong gaya hidup sehat, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan sport tourism di Kota Semarang.