Agam – Seluruh pasien yang dirawat akibat dugaan keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah dipulangkan.
Kabar baik ini dikonfirmasi langsung oleh Bupati Agam, Benni Warlis, pada Kamis (9/10/2025).
“Sudah, semua pasien sudah pulang. Siswa sudah mulai melanjutkan sekolah kembali,” kata Benni Warlis.
Pemerintah Kabupaten Agam kini tengah menunggu hasil uji sampel dari laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan massal tersebut.
Bupati memperkirakan hasil uji sampel akan keluar dalam waktu 14 hari ke depan.
Sebelumnya, lebih dari seratus siswa TK, SD, guru, hingga wali murid mengalami muntah-muntah usai mengonsumsi MBG pada Rabu (1/10/2025).
Kasus dugaan keracunan ini menjadi yang pertama kali terjadi di Sumatera Barat.
Pemerintah Kabupaten Agam sempat menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).






