EkonomiRanah

Solikin Paparkan Strategi “Semangka”, Dorong Ekonomi Inklusif

130
×

Solikin Paparkan Strategi “Semangka”, Dorong Ekonomi Inklusif

Sebarkan artikel ini
apa-itu-semangka?-misi-calon-deputi-gubernur-bi-solikin
Apa Itu Semangka? Misi Calon Deputi Gubernur BI Solikin

Jakarta – Solikin Juhro, calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), menawarkan visi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan inklusif. Penawaran ini disampaikan saat uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR RI, Jumat (23/1/2026).

Solikin menekankan pentingnya sinergi untuk mencapai visi tersebut.

“Visi ini bukan sekadar menjaga laju pertumbuhan di tengah tekanan global, melainkan juga menegaskan bahwa kualitas pertumbuhan adalah kunci,” tegas Solikin di Gedung DPR.

Menurutnya, visi ini selaras dengan mandat BI dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, dan sistem keuangan.

Solikin juga mengemukakan tiga misi utama. Pertama, stabilitas yang dinamis. Kedua, pertumbuhan yang tinggi. Ketiga, ekonomi yang inklusif.

Ia menjelaskan bahwa ketiga misi tersebut sejalan dengan semangat Sumitronomics. Semangat ini membangun kekuatan ekonomi dari dalam, memperkuat fondasi struktural, dan memastikan setiap kebijakan bermuara pada kesejahteraan rakyat.

Untuk mewujudkan misi tersebut, Solikin mengusulkan strategi kebijakan terintegrasi dalam kerangka besar bernama SEMANGKA.

Delapan strategi dalam SEMANGKA meliputi stabilitas makroekonomi dan keuangan, ekonomi syariah dan pesantren, makroprudensial inovatif, akselerasi reformasi struktural, navigasi stabilitas harga pangan, gerak UMKM dan ekonomi kreatif, keandalan digitalisasi sistem pembayaran, serta aksi bersama, sinergi, dan kolaborasi.

Solikin merupakan satu dari tiga nama yang diusulkan Gubernur BI Perry Warjiyo untuk mengisi posisi Deputi Gubernur BI.

Dua nama lainnya adalah Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikayono dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono.

Salah satu dari ketiga calon ini akan menggantikan posisi Deputi Gubernur Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026.

Dicky dan Thomas dijadwalkan mengikuti fit and proper test pada Senin, 26 Januari 2026.