Ranah

Tandu Warga Sakit Viral, Agam Berupaya Perbaiki Akses!

204
×

Tandu Warga Sakit Viral, Agam Berupaya Perbaiki Akses!

Sebarkan artikel ini
penjelasan-pemkab-agam-soal-video-viral-warga-ditandu-pergi-berobat-karena-jalan-rusak
Penjelasan Pemkab Agam Soal Video Viral Warga Ditandu Pergi Berobat karena Jalan Rusak

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam berjanji segera memperbaiki jalan di Palembayan, wilayah terpencil yang viral setelah video warga sakit ditandu menggunakan sarung beredar luas.

Video itu memicu keprihatinan publik. Akses jalan rusak membuat warga kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bahrun (70), warga Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, yang terlihat ditandu dalam video, dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Agam, Hendri Rusdian menjelaskan kronologi kejadian. Pasien mulai sakit sejak Kamis dan dijemput anaknya pada Sabtu.

“Memang, jalur dari rumah istri muda menuju rumah anaknya tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga warga bergotong-royong menandu beliau,” kata Hendri, Rabu (22/10/2025).

“Namun, dari rumah anaknya, kendaraan roda empat, termasuk ambulans, sebenarnya bisa sampai,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Agam, Ofrizon, menyebut panjang ruas jalan dari Simpang Salareh Aia menuju Maua Hilir sekitar 7 kilometer.

Dari total tersebut, 5,4 kilometer merupakan jalan kabupaten. Sisanya melewati kawasan hutan lindung yang berada di luar kewenangan Pemkab Agam.

“Beberapa titik jalan mengalami kerusakan cukup berat, sehingga menyulitkan mobilisasi kendaraan, termasuk ambulans,” ujar Ofrizon.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar akses ke Mauah Hilir lebih baik. Masyarakat dapat menikmati pelayanan dasar, terutama kesehatan dengan mudah.

Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya memperbaiki infrastruktur di wilayah terpencil.

“Kami tidak ingin ada warga yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena jalan yang rusak atau tidak bisa dilalui kendaraan,” tegas Benni saat berkunjung ke rumah duka.

Pemerintah akan mencari langkah-langkah yang memungkinkan agar akses jalan bisa ditingkatkan, meskipun sebagian berada di kawasan hutan lindung.