Ranah

TBIG Perkuat Kompetensi Siswa SMK Melalui Kurikulum Industri Siap Kerja

10
×

TBIG Perkuat Kompetensi Siswa SMK Melalui Kurikulum Industri Siap Kerja

Sebarkan artikel ini
smk-11-maret-bekasi-bangga-bergabung-dengan-csr-tbig
SMK 11 Maret Bekasi Bangga Bergabung dengan CSR TBIG

Padang – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) tancap gas memangkas disparitas keterampilan antara lulusan sekolah kejuruan dengan tuntutan industri telekomunikasi modern.

Langkah konkret ini diimplementasikan melalui program Kurikulum Unggulan yang menyasar puluhan SMK di berbagai penjuru tanah air.

Inisiatif tersebut hadir sebagai solusi strategis guna menekan angka pengangguran lulusan SMK yang sempat tercatat sebagai penyumbang terbesar berdasarkan data BPS 2020.

Kepala Program Teknik Komputer Jaringan SMK 11 Maret Bekasi, Muhammad Andika Prawira, menilai integrasi standar industri ke dalam kurikulum pendidikan menjadi kunci vital bagi daya saing siswa.

Pihak sekolah kini mampu memadukan muatan lokal pemerintah dengan keahlian teknis fiber optik serta pengembangan karakter yang relevan dengan dunia kerja.

Bahkan, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di sekolah tersebut telah mengadopsi materi dari TBIG sebagai bagian dari uji kompetensi BNSP tahun ini.

Program ini terbukti ampuh menjembatani kebutuhan tenaga kerja melalui jalur kemitraan industri yang terstruktur.

Para siswa kelas XI mendapatkan akses eksklusif ke laboratorium TBIG untuk memahami langsung budaya kerja, penerapan K3, serta teknologi telekomunikasi teranyar.

George Christian Imanuel Anin, salah satu siswa SMK 11 Maret Bekasi, mengakui bahwa pengalaman praktis tersebut memberikan wawasan yang tidak tersedia dalam kurikulum kelas konvensional.

Senada dengan hal itu, siswa SMKN 7 Jakarta, Gazes Riwu Lakka, merasakan peningkatan kedisiplinan dan pemahaman teknologi melalui pelatihan intensif yang diikuti.

Head of CSR Department TBIG, Arief Wibisono, menyatakan bahwa fokus utama program adalah mewujudkan keselarasan antara pendidikan formal dan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Capaian program ini mencakup pelatihan fiber optik, peningkatan kapasitas guru, hingga penyediaan pintu magang bagi para siswa.

Sejauh ini, inisiatif tersebut telah merambah 64 sekolah yang tersebar di 14 provinsi di Indonesia.

Total sebanyak 3.293 siswa telah menuntaskan pelatihan intensif, dengan 84 lulusan di antaranya telah diserap menjadi tenaga kerja profesional melalui jaringan mitra perusahaan.

TBIG menegaskan bahwa ekspansi infrastruktur digital harus dibarengi dengan komitmen nyata dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.