Pariaman – Ritual Naik Pangkek resmi membuka rangkaian puncak festival Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026 pada Minggu (28/6) pagi.
Dua replika megah, Tabuik Subarang dan Tabuik Pasa, keluar dari rumah tabuik sesaat setelah masyarakat menunaikan salat Subuh.
Prosesi ini menjadi tahapan krusial untuk menyatukan seluruh bagian bangunan hingga membentuk satu kesatuan yang kokoh.
Para pengrajin merangkai komponen tabuik di dua titik berbeda sebelum nantinya diarak menuju panggung utama.
Tabuik Subarang menjalani prosesi perangkaian di kawasan Tugu Tabuik, Kampung Cino.
Di sisi lain, Tabuik Pasa melakukan penyatuan struktur tubuhnya di lokasi eks Terminal Oplet, tepat di depan Pariaman Plaza.
Gelombang massa tampak memadati kedua lokasi sejak pagi hari untuk melihat ketangkasan para pengrajin dalam merakit replika tersebut.
Masyarakat antusias menyaksikan momen ini sebagai saksi akhir sebelum kemegahan tabuik dipamerkan secara luas.
Seluruh rangkaian prosesi Naik Pangkek berakhir dengan pergerakan kedua tabuik menuju kawasan Muaro Pantai Gandoriah.
Di sana, kedua mahakarya budaya ini akan menjadi pusat perhatian dalam perayaan puncak yang rutin menyedot kunjungan ribuan wisatawan setiap tahun.






