OpiniRanah

Wawako Padang Ajarkan Mitigasi Bencana di Lingkungan Masjid

211
×

Wawako Padang Ajarkan Mitigasi Bencana di Lingkungan Masjid

Sebarkan artikel ini
bagaimana-cara-mencegah-bencana?-ini-kata-wakil-walikota-padang-hmaigus-nasir-di-masjid-amal-muslimin-parupuk-tabing-padang.
Bagaimana Cara Mencegah Bencana? Ini Kata Wakil Walikota Padang H.Maigus Nasir di Masjid Amal Muslimin Parupuk Tabing Padang..

Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan pernyataan kontroversial terkait penyebab bencana alam. Ia menyebut banjir dan gempa bumi disebabkan oleh perilaku manusia yang merusak alam dan melakukan maksiat.

Pernyataan itu disampaikan saat tausiah Subuh Mubarakah di Masjid Amal Muslimin, Koto Tangah, Padang, Minggu (7/12).

Maigus mengajak warga Padang untuk meningkatkan amal ibadah dan menjauhi perbuatan dosa agar terhindar dari bencana.

“Mencegah bencana harus dengan beramal menghentikan perbuatan dosa,” kata Maigus. Ia mengajak warga meningkatkan amal ibadah, berzikir, dan membaca Alquran.

Selain itu, Maigus menyoroti maraknya perilaku LGBT dan kurangnya kesadaran salat di kalangan masyarakat Padang.

“Saya dapat informasi banyak sekali perilaku LGBT, di sisi lain yang tidak salat juga banyak,” ujarnya. Ia mengajak warga untuk bertaubat.

Maigus juga mengajak warga untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri.

Di samping faktor spiritual, Maigus juga menyoroti kerusakan alam sebagai penyebab bencana.

Ia menyebut penebangan hutan dan penambangan yang merusak lingkungan sebagai ulah manusia yang melanggar hukum.

“Untuk kota Padang sebanyak 10.000 KK dengan 30.000 jiwa yang terdampak akibat ulah penebangan dan perambahan hutan oleh pemegang HPH,” jelasnya.

Akibatnya, nelayan tidak bisa melaut karena kayu gelondongan menutupi pinggir laut.

Pemerintah Kota Padang, kata Maigus, sedang berupaya keras mengatasi dampak bencana ini. Ia juga mengingatkan warga untuk bersabar.

Sebelumnya, PDAM telah memulihkan 70 persen distribusi air, namun hujan menyebabkan kerusakan pada mesin air sehingga suplai air ke warga hanya 50 persen.

Dalam kesempatan itu, Ketua Pengurus Masjid Abdul Syukur menyampaikan proposal pengadaan mobil jenazah dan ambulans.

Maigus berjanji akan membantu Masjid Amal Muslimin dan Ikhatun masing-masing Rp 40 juta pada bulan Ramadan.