Ranah

13 Nagari Agam Tunggu Penetapan Definitif Kemendagri

80
×

13 Nagari Agam Tunggu Penetapan Definitif Kemendagri

Sebarkan artikel ini
hasil-verifikasi-13-nagari-persiapan-di-agam-lengkap,-selangkah-lagi-menuju-defenitif
Hasil Verifikasi 13 Nagari Persiapan di Agam Lengkap, Selangkah Lagi Menuju Defenitif

Bukittinggi – Sebanyak 13 nagari persiapan di Kabupaten Agam kian dekat menjadi nagari definitif setelah tim verifikasi Kementerian Dalam Negeri menyatakan seluruh persyaratan telah terpenuhi dalam pemeriksaan lapangan.

Ketua Tim Verifikasi Kemendagri, Andi Yuliarmiangsyah Razmi, mengatakan hasil peninjauan menunjukkan seluruh nagari persiapan memenuhi ketentuan, mulai dari jumlah penduduk hingga dukungan sarana dan prasarana.

“Kalau melihat jumlah penduduk dan dukungan sarana prasarana dari 14 desa atau nagari, yakni 13 nagari persiapan di Kabupaten Agam dan 1 nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota, semuanya sudah memenuhi syarat,” kata Andi.

Ia menjelaskan, tahapan berikutnya adalah verifikasi akhir di Jakarta. Pada tahap ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama tim penataan kabupaten akan memaparkan urgensi, potensi, dan berbagai dukungan data agar nagari-nagari tersebut segera ditetapkan.

“Untuk waktunya akan disesuaikan dengan kesiapan pemerintah daerah yang dikomunikasikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ke Kemendagri,” ujarnya.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumbar, Ezenddin Zain, menyambut baik kehadiran tim Kemendagri yang turun langsung ke lapangan. Ia menegaskan pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti seluruh masukan yang muncul dalam rapat evaluasi.

“Masukan dari tim Kemendagri akan segera kami tindak lanjuti melalui kolaborasi,” katanya.

Ezenddin juga menilai dukungan dari wali nagari dan pejabat wali nagari persiapan sangat positif. Menurut dia, pemerintah provinsi bersama tim penataan desa di kabupaten akan mempersiapkan seluruh hal yang menjadi perhatian untuk proses klarifikasi akhir di Kemendagri.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menjawab kerinduan masyarakat agar nagari menjadi nagari definitif,” harapnya.

Sekda Agam, Mhd Lutfi, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Kemendagri ke Kabupaten Agam. Selain verifikasi, pertemuan itu juga menjadi ajang silaturahmi.

“Semoga nagari persiapan ini bisa menjadi nagari definitif, karena Pemkab Agam berkomitmen untuk terus meningkatkan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, Lutfi menegaskan hasil verifikasi yang sudah disampaikan masih perlu disempurnakan agar memperoleh hasil yang lebih baik.

Sebelumnya, Sekda Agam Dr Mhd Lutfi bersama Tim Verifikasi Kemendagri menggelar pertemuan di Mess Pemda Belakang, Bukittinggi, Jumat (17/4). Pertemuan itu membahas verifikasi lapangan terhadap 13 nagari persiapan di Agam.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Tim Verifikasi Kemendagri Andi Yuliarmiangsyah Razmi, Sekdakab Lima Puluh Kota Herman Azmar, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Sumbar Ezenddin Zain, Staf Ahli Bidang SDM Pemkab Agam Taslim, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Pemkab Agam Dandi Pribadi, Asisten I Setdakab Agam Yunilson, Kepala DPMN Agam Handria Asmi, Kabag Tapem Setdakab Agam, camat terkait, serta para wali nagari persiapan.

Dari 13 nagari persiapan itu, lima berada di Kecamatan Lubuk Basung, yakni Parit Panjang, Kandih, Sangkir, Surabayo, dan Sungai Jariang. Satu nagari persiapan berada di Kecamatan Palembayan, yaitu Tigo Koto Silungkang Timur.

Sementara itu, di Kecamatan Tilatang Kamang, nagari persiapan meliputi Koto Tangah Sidang Koto Laweh, Koto Tangah Malintang, Koto Tangah Tujuah Nagari, Koto Tangah Lamo, Gadut Barat, Gadut Timur, dan Aro Kandikia.