EkonomiPemerintahRanah

80 Tahun Sumbar, Rahmat Saleh : Hilirisasi Gambir Jadi Pemicu Transformasi Pertanian

214
×

80 Tahun Sumbar, Rahmat Saleh : Hilirisasi Gambir Jadi Pemicu Transformasi Pertanian

Sebarkan artikel ini

Komoditas unggulan seperti gambir, padi, dan hortikultura memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi daerah jika diolah secara optimal.

Jakarta – Sektor pertanian didorong untuk menjadi fondasi utama pembangunan di Sumatera Barat.

Penegasan ini mengemuka saat peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Sumatera Barat, Rabu (1/10/2025).

Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, menyatakan bahwa kemajuan dan kesejahteraan Sumatera Barat sangat bergantung pada pengelolaan pertanian yang berorientasi pada nilai tambah.

“Pertanian adalah tulang punggung Sumbar,” tegas Rahmat Saleh di Jakarta.

Ia menambahkan, komoditas unggulan seperti gambir, padi, dan hortikultura memiliki potensi besar untuk meningkatkan ekonomi daerah jika diolah secara optimal.

Rahmat Saleh menekankan pentingnya hilirisasi pertanian untuk meningkatkan harga jual produk, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Ia juga mengingatkan tantangan klasik yang masih menghantui sektor ini, seperti keterbatasan modal, infrastruktur irigasi yang belum memadai, dan masalah distribusi.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Rahmat Saleh mendorong kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor swasta, dan lembaga pendidikan.

Ia menilai penerapan teknologi pertanian, riset, dan keterlibatan generasi muda sangat penting untuk menghadapi persaingan global.

Secara khusus, Rahmat Saleh menyoroti potensi besar komoditas gambir yang menjadi ciri khas Sumatera Barat.

Ia mendorong agar pengolahan gambir dilakukan di dalam negeri agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh petani.

Lebih lanjut, Rahmat Saleh mengingatkan perlunya perhatian terhadap tantangan jangka panjang seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan minimnya regenerasi petani.

“Masyarakat harus merasakan langsung manfaat pembangunan. Dan jalan paling realistis adalah memperkuat sektor pertanian,” pungkasnya.