Ranah

BAKI Tolak Gugatan, Hamdanus Sah Pimpin KONI Sumatera Barat Resmi

27
×

BAKI Tolak Gugatan, Hamdanus Sah Pimpin KONI Sumatera Barat Resmi

Sebarkan artikel ini
gugatan-tommy-irawan-sandra-ditolak-baki,-hamdanus-dipo-sah-pimpin-koni-sumbar
Gugatan Tommy Irawan Sandra Ditolak BAKI, Hamdanus-Dipo Sah Pimpin KONI Sumbar

Jakarta – Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) secara resmi menolak gugatan sengketa Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI Sumatera Barat yang diajukan oleh Tommy Irawan Sandra.

Putusan hukum yang final ini sekaligus mengukuhkan legitimasi Hamdanus sebagai Ketua Umum KONI Sumatera Barat yang sah.

Majelis Arbiter BAKI mengetok palu putusan tersebut dalam persidangan di Gedung Direksi Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Senin (6/7/2026).

Ketentuan hukum ini tertuang secara formal dalam dokumen Perkara Nomor 07/BAKI/KNSB-XI/2025.

Perkara ini sebelumnya melibatkan Ketua KONI Pusat cq Tim Caretaker KONI Sumatera Barat serta Tim Penjaringan dan Penyaringan sebagai pihak termohon.

Hamdanus menyambut baik ketetapan tersebut sebagai akhir dari polemik berkepanjangan terkait mekanisme organisasi di tubuh KONI Sumatera Barat.

“Kami menghormati dan menerima putusan BAKI sebagai kepastian hukum bahwa seluruh tahapan Musprov telah berjalan sesuai mekanisme organisasi,” ujar Hamdanus.

Ia pun menyerukan kepada seluruh insan olahraga untuk mengubur perbedaan dan mempererat persatuan demi kemajuan prestasi daerah.

“Tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada hanyalah semangat kebersamaan untuk membawa olahraga Sumatera Barat semakin berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.

Sekretaris Umum KONI Sumatera Barat, Anandya Dipo Pratama, memandang tuntasnya proses arbitrase ini sebagai angin segar bagi roda organisasi.

“Kami mengapresiasi profesionalisme Majelis Arbiter BAKI yang telah memeriksa perkara ini secara objektif,” tutur Dipo.

Kepastian hukum tersebut kini membuka ruang bagi pengurus KONI Sumatera Barat untuk memusatkan perhatian pada agenda strategis.

Prioritas utama pasca-putusan mencakup penguatan pembinaan atlet serta sinkronisasi program kerja dengan seluruh cabang olahraga.

“Kami semakin mantap bekerja memperkuat pembinaan atlet dan memastikan seluruh program berjalan maksimal,” tutup Dipo.