Ranah

Pemkot Padang Panjang Rancang Optimalisasi Lahan Erfpacht untuk Kesejahteraan Masyarakat

16
×

Pemkot Padang Panjang Rancang Optimalisasi Lahan Erfpacht untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang mulai memetakan strategi optimalisasi lahan erfpacht di kawasan Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis.

Langkah ini diawali dengan dialog langsung antara Wali Kota Hendri Arnis dan warga setempat pada Senin (13/7/2026) malam.

Dalam audiensi tersebut, warga menyampaikan keluhan mendesak terkait tumpukan sampah yang menimbulkan aroma tidak sedap di lingkungan mereka.

Masyarakat juga menuntut pemerintah segera menyediakan lokasi pembuangan sampah alternatif agar kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Ketidakamanan bak penampungan tinja yang tidak dipagari turut menjadi sorotan utama karena membahayakan keselamatan anak-anak di sekitar lokasi.

Menanggapi aspirasi warga, Pemerintah Kota berkomitmen menuntaskan pemagaran bak tinja tersebut pada tahun 2026.

Hendri Arnis telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera meninjau lokasi guna menetapkan titik pembuangan sampah yang lebih representatif.

“Kami minta dinas terkait segera meninjau lokasi untuk menentukan tempat pembuangan sampah alternatif, sementara bak tinja akan dipagari tahun ini agar tidak membahayakan masyarakat,” tegas Hendri.

Selain masalah sanitasi, para petani di kawasan tersebut mengajukan permohonan bantuan mesin pengolah tanah untuk meningkatkan produktivitas lahan.

Pemerintah daerah berjanji akan mengkaji kelayakan usulan bantuan alat pertanian tersebut agar tepat sasaran dengan kebutuhan riil di lapangan.

Hendri melihat potensi besar kawasan Sungai Andok untuk dikembangkan menjadi sentra produksi kopi unggulan khas daerah.

“Jika potensi kopi dikelola dengan baik, saya yakin ke depan akan lahir komoditas kebanggaan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambahnya.

Guna mendukung program pembangunan yang terukur, jajaran lurah dan OPD kini diperintahkan melakukan pendataan komprehensif terkait pemanfaatan tanah erfpacht.

Data lapangan yang akurat nantinya akan menjadi basis utama pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang berdaya guna.

Hendri menegaskan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam memacu kesejahteraan daerah.

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Allex Saputra, pimpinan DPRD, serta jajaran unsur Forkopimda terkait.