PemerintahanRanah

Gubernur Mahyeldi Bekali Praja IPDN Asal Sumbar Menjadi Birokrat Berintegritas

3
×

Gubernur Mahyeldi Bekali Praja IPDN Asal Sumbar Menjadi Birokrat Berintegritas

Sebarkan artikel ini
siapkan-kader-birokrasi-masa-depan,-gubernur-mahyeldi-tekankan-integritas-hingga-transformasi-digital-kepada-praja-ipdn-asal-sumbar
Siapkan Kader Birokrasi Masa Depan, Gubernur Mahyeldi Tekankan Integritas hingga Transformasi Digital Kepada Praja IPDN Asal Sumbar

Jatinangor – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menuntut para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) asal Sumatera Barat untuk menanamkan integritas dan ketangguhan karakter sebagai fondasi utama pelayanan publik.

Arahan tersebut disampaikan langsung di hadapan para praja pada kunjungan kerja di Aula Fakultas Politik Pemerintahan IPDN, Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026).

Mahyeldi menegaskan bahwa tanggung jawab seorang pamong praja melampaui sekadar jabatan administratif, melainkan sebuah amanah krusial bagi kesejahteraan masyarakat.

Para calon aparatur sipil negara ini diwajibkan mengintegrasikan kompetensi, rekam jejak yang bersih, dan moralitas sejak dini.

Adaptasi terhadap transformasi digital serta pemanfaatan kecerdasan buatan dinilai menjadi kunci vital dalam mewujudkan efektivitas pelayanan publik di era modern.

Tantangan nyata seperti penanggulangan kemiskinan, penurunan angka stunting, dan mitigasi bencana menuntut para calon birokrat untuk mampu bergerak lincah dan kolaboratif.

Gubernur juga menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai lokal melalui falsafah Tungku Tigo Sajarangan sebagai pedoman moral dalam setiap pengambilan kebijakan.

Semangat dedikasi Bung Hatta yang menempatkan kepentingan publik di atas segalanya menjadi tolok ukur utama yang harus diteladani oleh setiap praja.

Visi Indonesia Emas 2045 hanya dapat dicapai melalui kepemimpinan yang profesional, jujur, serta responsif terhadap kritik konstruktif masyarakat.

Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan IPDN, Budi Arwan, memberikan apresiasi tinggi atas atensi serta silaturahmi yang dibangun Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sebanyak 75 praja asal Sumatera Barat saat ini tengah ditempa di kampus tersebut guna menjadi kader birokrasi masa depan.

Rincian komposisi pendidikan tersebut meliputi 34 Praja Pratama, 22 Praja Madya, dan 19 Praja Utama.

Sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan ini diyakini mampu melahirkan generasi birokrat tangguh yang tidak berkompromi dengan integritas.