PeristiwaRanah

ODGJ Mengganggu Keamanan, Dievakuasi ke RSJ Saanin dari Lubuk Begalung

325
×

ODGJ Mengganggu Keamanan, Dievakuasi ke RSJ Saanin dari Lubuk Begalung

Sebarkan artikel ini
merisaukan-warga,-odgj-di-lubuk-begalung-diamankan-ke-rsj-saanin
Merisaukan Warga, ODGJ di Lubuk Begalung Diamankan ke RSJ Saanin

Padang – Warga Lubuk Begalung merasa lega setelah seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang meresahkan berhasil diamankan oleh petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin.

Pria berusia 30 tahun tersebut, yang sering membuat keributan dan bahkan menyerang orang tuanya, telah lama menjadi sumber kekhawatiran di lingkungan Koto Baru.

Menurut keterangan dari Puskesmas Lubuk Begalung, penjemputan ODGJ ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan perilakunya.

“Kita sudah amankan seorang ODGJ dan dibawa ke RSJ HB Saanin,” ujar perwakilan Puskesmas, Kamis (12/6/2025).

Pria tersebut diketahui sering berkeliaran di sekitar rumahnya dan melakukan tindakan yang tidak pantas, termasuk mempertontonkan diri di depan anak-anak.

“Lelaki tersebut juga sempat mencekik orang tuanya sendiri,” ungkap perwakilan Puskesmas, menggambarkan eskalasi perilaku yang mengkhawatirkan.

Pihak Puskesmas juga menjelaskan bahwa pria tersebut telah lama mengalami gangguan kejiwaan, yang diduga diperparah oleh penyalahgunaan narkoba di masa lalu.

“Sepertinya narkoba dapat mengakibatkan gangguan mental organik,” imbuhnya, mengindikasikan adanya korelasi antara penggunaan zat terlarang dan kondisi mentalnya.

Penjemputan pria ODGJ tersebut dilakukan pada Selasa (10/6/2025), berkat kerjasama antara Puskesmas Lubuk Begalung, jajaran kelurahan setempat, dan Satpol PP.

Tim gabungan tersebut langsung membawa pria tersebut ke RSJ HB Saanin untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Tindakan ini sejalan dengan komitmen Puskesmas Lubuk Begalung dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, melalui program Dokter Warga.

Langkah ini juga merupakan implementasi dari program “Padang Melayani” yang digagas oleh pemerintah kota. Dengan penanganan ini, diharapkan pria tersebut dapat memperoleh perawatan yang memadai, dan masyarakat dapat kembali hidup dengan tenang dan nyaman.