Ranah

Tersambung! Tol Sigli-Banda Aceh 74,2 Km Rampung Tahun Ini

175
×

Tersambung! Tol Sigli-Banda Aceh 74,2 Km Rampung Tahun Ini

Sebarkan artikel ini
dibangun-sejak-2018,-semua-ruas-tol-sigli-banda-aceh-sepanjang-74,2-km-tersambung-tahun-ini
Dibangun Sejak 2018, Semua Ruas Tol Sigli-Banda Aceh Sepanjang 74,2 Km Tersambung Tahun Ini

Banda Aceh – Proyek Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) sepanjang 74,2 kilometer, yang telah dimulai sejak semester kedua tahun 2018, menargetkan penyelesaian penuh pada tahun ini. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Hutama Karya (Persero) saat ini tengah memfokuskan upaya pada penyelesaian tahap akhir di Seksi Padang Tidji-Seulimeum dan Seksi Kuto Baro-Simpang Baitussalam.

Menurut keterangan tertulis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU), jalan tol pertama di Provinsi Aceh ini diharapkan dapat mempercepat distribusi barang dan jasa, meningkatkan efisiensi, serta menurunkan biaya transportasi. Diharapkan jalan tol ini dapat “memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya pada Sabtu (28/6/2025).

Secara keseluruhan, Tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari enam seksi dengan progres fisik mencapai 96,67%. Seksi 1 Padang Tidji – Seulimeum sepanjang 24,67 km saat ini memasuki tahap akhir konstruksi dengan progres fisik mencapai 99,46%. Pekerjaan yang tengah diselesaikan pada ruas ini meliputi pembangunan gerbang tol, box culvert, dan overpass.

Seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 6,26 km telah beroperasi sejak 8 Maret 2022. Seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16,37 km beroperasi sejak 26 Februari 2021. Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 14,60 km beroperasi sejak 1 Juli 2020, dan Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,3 km juga telah beroperasi.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Heri Yugiantoro, menjelaskan bahwa Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam sepanjang 5 km untuk jalan utama sudah selesai 100%. Saat ini, fokus tertuju pada penyelesaian pembangunan Simpang Susun (SS) Kutabaro dengan progres 87%. “Untuk Seksi Kutabaro – Simpang Baitussalam hanya simpang susun saja yang belum tuntas, saat ini progresnya sudah 87%, sementara untuk mainroad sudah operasi,” jelasnya.

Dengan rampungnya dua seksi terakhir, seluruh trase Tol Sigli – Banda Aceh akan terhubung penuh antara Kota Banda Aceh dengan Kabupaten Pidie pada tahun 2025. Jalan tol ini diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan kawasan, memperlancar arus barang dan mobilitas masyarakat, serta membuka akses terhadap pusat-pusat produksi dan distribusi di wilayah Aceh.

Sebagai salah satu ruas utama (backbone) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Tol Sigli – Banda Aceh merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Aceh.