Ranah

Bupati Agam Tutup Pelatihan, Cetak 1000 Entrepreneur Muda

163
×

Bupati Agam Tutup Pelatihan, Cetak 1000 Entrepreneur Muda

Sebarkan artikel ini
pelatihan-digital-marketing-resmi-ditutup,-bupati-agam:-awal-cetak-1000-entrepreneur-muda-baru
Pelatihan Digital Marketing Resmi Ditutup, Bupati Agam: Awal Cetak 1000 Entrepreneur Muda Baru

Ampek Angkek – Pemerintah Kabupaten Agam berupaya menekan angka pengangguran dengan memberikan pelatihan kewirausahaan. Penutupan pelatihan berbasis kompetensi di bidang digital marketing secara resmi dilakukan di Surau Ka’bah Inyiak Tuah Islami Center, Nagari Panampuang, Kecamatan Ampek Angkek.

Menurut Rio Eka Putra, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan Kabupaten Agam, pelatihan ini merupakan realisasi dari dua program unggulan daerah. Program tersebut adalah penciptaan 1.000 entrepreneur muda baru dan semangat “Bangkik dari Surau”. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan kepada pelaku UMKM dalam meningkatkan promosi dan penjualan produk mereka, sekaligus meningkatkan kreativitas, semangat, dan produktivitas pelaku usaha,” ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung selama 23 hari, terhitung sejak 27 Mei 2025, diikuti oleh 16 pelaku UMKM terpilih. Peserta dipilih dari 71 pendaftar di seluruh Kabupaten Agam. Selama pelatihan, peserta dibimbing secara intensif oleh instruktur profesional, Delvi Sismanto dari Photensa Padang.

Selain pelatihan, kegiatan ini juga menyediakan layanan pembuatan Kartu Pencari Kerja (AK-1) dan layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat Agam bagian Timur.

Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah langkah strategis untuk mengatasi masalah pengangguran yang mencapai 14.652 jiwa. “Lapangan kerja yang terbatas membuat kami mengambil kebijakan untuk mendorong tumbuhnya wirausaha baru. Pelatihan ini menjadi bagian dari solusi nyata dalam mendukung program Agam Sejahtera,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Agam berjanji akan memberikan dukungan komprehensif. Dukungan tersebut meliputi peningkatan kompetensi, bantuan peralatan, serta fasilitasi promosi dan pemasaran berbasis digital. “Kesempatan menjadi entrepreneur sangat besar, tergantung niat dan mental kita. Harapan kami, produk -produk UMKM Agam mampu bersaing hingga pasar nasional bahkan Internasional,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya pelatihan digital marketing dalam menghadapi era belanja daring. Ia berharap peserta tidak hanya memiliki keunggulan teknis, tetapi juga karakter moral yang kuat. “Surau tempat pelatihan ini menjadi simbol bahwa usaha yang kita bangun tidak hanya mengejar untung, tapi juga bernilai ibadah. Surau adalah pusat ilmu, musyawarah, dan semangat membangun peradaban,” tutupnya.

Dengan pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Agam berharap dapat melahirkan generasi muda yang kreatif, berdaya saing, dan siap membawa daerah menjadi lebih mandiri dan sejahtera dengan semangat “Bangkik dari Surau”.