Ranah

Banjir Landa Pariaman, Hanyutkan Rumah, Ribuan Warga Mengungsi

364
×

Banjir Landa Pariaman, Hanyutkan Rumah, Ribuan Warga Mengungsi

Sebarkan artikel ini
di-padang-pariaman,-11-rumah-hanyut-dan-2.818-jiwa-mengungsi
Di Padang Pariaman, 11 Rumah Hanyut dan 2.818 Jiwa Mengungsi

Parikmalintang – Banjir bandang melanda Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyebabkan ribuan rumah terendam dan belasan hanyut. Intensitas hujan tinggi menjadi penyebab utama bencana ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman mencatat, sebanyak 3.346 rumah atau 10.128 jiwa terdampak banjir. Sebelas rumah dilaporkan hanyut terseret arus sungai yang deras.

“Ini baru data sementara,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Emri Nurman, Rabu (26/11).

Lebih dari 2.800 warga terpaksa mengungsi akibat banjir ini. Pemerintah daerah telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Banjir merendam 10 dari 17 kecamatan di Padang Pariaman. Ratusan hektar sawah dan ladang mengalami kerusakan parah. Satu unit sekolah di Batang Gasan juga tak luput dari terjangan banjir.

Akses jalan menuju pusat pemerintahan Padang Pariaman, tepatnya ruas Padang Baru – Kampuang Bonai, Nagari Parikmalintang, Kecamatan Anam Lingkuang, terputus total. Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Selain itu, sejumlah infrastruktur seperti irigasi dan bendungan dilaporkan rusak. Banyak ruas jalan tertimbun material longsor yang menyulitkan aksesibilitas.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama Sestama BNPB langsung meninjau lokasi jalan yang amblas di Sikayan.

Sestama BNPB, Rustian, datang ke Sumatera Barat untuk meninjau langsung kerusakan akibat bencana, khususnya di Padang Pariaman. Rencananya, Rustian juga akan mengunjungi Kampuang Galapuang, Ulakan, untuk melihat kondisi terkini di wilayah tersebut.