NusantaraPemerintahan

Enam Universitas Dukung Penguatan Riset Gajah Sumatra Aceh

256
×

Enam Universitas Dukung Penguatan Riset Gajah Sumatra Aceh

Sebarkan artikel ini

Aceh – Enam universitas dari dalam dan luar negeri menyatakan dukungan untuk memperkuat riset konservasi Gajah Sumatra di Lansekap Peusangan, Aceh, melalui pengembangan Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) Center. Fasilitas ini diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi penelitian, pendidikan, dan inovasi multipihak.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kerja sama WWF-Indonesia, Kementerian Kehutanan, dan PT Tusam Hutani Lestari (THL) dalam program PECI yang berjalan sejak 2025. Program ini juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Inggris, sementara PT Bank HSBC Indonesia turut membantu pengembangan PECI Center.

Conservation Director WWF-Indonesia, Dewi Lestari Yani Rizki, menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam konservasi berbasis sains. Menurut dia, universitas dapat menjadi pusat riset multidisiplin yang melahirkan inovasi dan solusi bagi tantangan konservasi Gajah Sumatra di Aceh.

“WWF-Indonesia sebagai lembaga konservasi berbasis sains memandang bahwa keterlibatan universitas menjadi pilar strategis karena perannya sebagai pusat riset multidisiplin melalui pengembangan inovasi dan penerapan dalam upaya mencari solusi atas tantangan konservasi Gajah Sumatra di Aceh ke depan,” kata Dewi.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut akan mengonsolidasikan para ahli untuk menghasilkan praktik baik bagi konservasi Gajah Sumatra di Aceh.

Pertemuan para universitas itu digelar di Universitas Syiah Kuala, Aceh, dan diwakili Ketua Pusat Riset Kopi dan Kakao, Prof. Dr. Ir. Abubakar, MS.

Ia mengatakan kampus-kampus yang terlibat telah menyusun rencana aksi bersama untuk mengidentifikasi isu serta arah pengembangan riset terkait Gajah Sumatra.

Rencana itu mencakup pengembangan koeksistensi manusia dan gajah, penyelesaian konflik manusia-gajah, hingga penguatan ekonomi berkelanjutan di Lansekap Peusangan.

Selain itu, program tersebut juga akan mendorong kegiatan pendidikan dan pelatihan, serta kebijakan dan advokasi.

“Selain itu akan dikembangkan juga kegiatan pendidikan dan pelatihan serta mendorong kebijakan dan advokasi,” ujar Abubakar.

Ia menegaskan pihaknya mendukung penuh kerja sama itu dan akan mengonsolidasikan para pakar serta peneliti yang memiliki minat untuk menciptakan koeksistensi manusia dan gajah di Peusangan.

Dukungan bagi PECI Center juga datang dari HSBC Indonesia. Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko, mengatakan perusahaannya dan Yayasan WWF Indonesia telah bekerja sama lebih dari dua dekade dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ketangguhan masyarakat.

“HSBC Indonesia dan Yayasan WWF Indonesia telah membangun kolaborasi pelestarian lingkungan dan pengembangan ketangguhan masyarakat selama lebih dari dua dekade. Kami bangga dapat berperan sebagai mitra keuangan strategis bagi Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI),” kata Nuni.

Ia menambahkan, dukungan itu mencerminkan misi filantropi HSBC untuk mendorong perubahan sistemik melalui perpaduan riset ilmiah multidisiplin dan keahlian finansial.

Menurut dia, kolaborasi dengan universitas dan WWF diharapkan memastikan model konservasi itu tetap berkelanjutan dan dapat diperluas, sehingga koeksistensi manusia dan gajah di Lansekap Peusangan dapat menjadi contoh pertumbuhan ekonomi yang berpihak pada alam.