Ranah

Pemkab Agam Sambut KKN Tematik Pemulihan Palembayan

140
×

Pemkab Agam Sambut KKN Tematik Pemulihan Palembayan

Sebarkan artikel ini
kkn-tematik-pasca-bencana-hadir-di-agam,-250-mahasiswa-dan-dosen-siap-bantu-masyarakat
KKN Tematik Pasca Bencana Hadir di Agam, 250 Mahasiswa dan Dosen Siap Bantu Masyarakat

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam menyambut rencana kuliah kerja nyata tematik yang digagas Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X dan LLDIKTI Wilayah III untuk mendukung pemulihan masyarakat pascabencana di Kecamatan Palembayan. Program yang akan melibatkan 250 mahasiswa dan dosen itu dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Lutfi, menyatakan pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. Ia meminta LLDIKTI Wilayah X terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait agar kegiatan berjalan optimal dan memberi dampak langsung bagi warga terdampak.

Pembahasan program berlangsung di Ruang Rapat Bupati Agam, Lubuk Basung, Rabu (13/5). Pertemuan itu dihadiri Sekda Agam Mhd Lutfi, Kepala LLDIKTI Wilayah X Afdalisma, Rektor Universitas Fort De Kock Evi Hasnita, serta jajaran masing-masing.

Ketua TP-PKK Agam, Ny Merry Benni Warlis, turut mengapresiasi LLDIKTI Wilayah X yang memilih Kabupaten Agam sebagai lokasi pengabdian masyarakat. Menurut dia, langkah itu merupakan bentuk perhatian terhadap daerah yang masih berupaya bangkit dari dampak banjir bandang.

“Ini merupakan bentuk perhatian juga kepada kami,” ujarnya.

Merry juga mengingatkan agar tim pelaksana melakukan survei, berkoordinasi, dan melibatkan tenaga ahli kebencanaan agar program yang dijalankan tepat sasaran. Ia menilai langkah itu penting supaya manfaat kegiatan benar-benar dirasakan masyarakat.

Afdalisma menjelaskan, KKN Tematik tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program Kampus Berdampak yang mendorong perguruan tinggi memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Kegiatan itu akan melibatkan mahasiswa dari perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah III dan LLDIKTI Wilayah X.

“Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan sosial, ekonomi, pendidikan hingga peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, program itu juga diharapkan menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa sekaligus mengasah kemampuan mereka dalam memecahkan persoalan nyata di tengah masyarakat.

Sebelum pelaksanaan, tim gabungan dari LLDIKTI Wilayah III, LLDIKTI Wilayah X, serta sejumlah perguruan tinggi vocal point seperti Universitas Fort De Kock, Universitas Budi Luhur, Universitas Gunadarma, dan Universitas Bhayangkara akan melakukan survei lapangan pada 18 Mei 2026.

Secara keseluruhan, peserta yang terlibat mencapai 250 mahasiswa dan dosen dari berbagai disiplin ilmu. Rinciannya, 130 peserta berasal dari perguruan tinggi swasta di lingkungan LLDIKTI Wilayah III dan 120 peserta dari perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah X.

Selama 10 hingga 12 hari pelaksanaan, KKN Tematik itu akan menjalankan sejumlah program pengabdian masyarakat. Di bidang kesehatan, peserta akan menggelar pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata gratis bagi warga terdampak, pengendalian penyakit menular, trauma healing untuk anak-anak dan masyarakat, penyediaan air bersih, serta penyuluhan kesehatan lingkungan dan sanitasi.

Di bidang pendidikan, mahasiswa akan memberi edukasi pembelajaran bagi siswa SD dan SMP, membantu penyusunan kurikulum berbasis deep learning, melakukan pendataan masyarakat, dan menyampaikan penyuluhan mitigasi bencana.

Sementara itu, di bidang teknologi, ekonomi kreatif, dan pertanian, program akan difokuskan pada pendampingan UMKM dan desa, edukasi mitigasi bencana, inovasi early warning system, serta pemberdayaan kelompok tani dan masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, LLDIKTI Wilayah III dan LLDIKTI Wilayah X berharap KKN Tematik menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah daerah, dan warga.