Ranah

TNI AU Operasikan Radar Jarak Jauh Tingkatkan Kedaulatan Udara

164
×

TNI AU Operasikan Radar Jarak Jauh Tingkatkan Kedaulatan Udara

Sebarkan artikel ini

Jakarta – TNI Angkatan Udara kini memperkuat sistem pertahanan udara nasional dengan kehadiran dua unit perdana radar jarak jauh Thales Ground Master (GM) 403. Pengiriman ini menjadi langkah konkret dalam merealisasikan kontrak pengadaan 13 unit radar yang disepakati pada 2023 melalui kolaborasi strategis antara perusahaan pertahanan asal Prancis, Thales, dengan PT Len Industri.

Seluruh perangkat radar tersebut nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem Air C4I milik Thales, atau yang dikenal dengan sebutan SkyView. Implementasi teknologi ini memungkinkan militer Indonesia memperoleh gambaran operasional wilayah udara secara komprehensif serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai ancaman secara real-time. Adapun 11 unit radar sisanya dijadwalkan tiba secara bertahap dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

Langkah modernisasi alutsista ini diambil sebagai respons atas tantangan geografis Indonesia yang luas serta meningkatnya kompleksitas ancaman di ruang udara. Selain pengadaan perangkat keras, kerja sama ini mencakup program transfer teknologi yang ambisius serta dukungan teknis jangka panjang guna menjamin kesiapan operasional radar di lapangan.

Senior Vice-President Asia & Latin America Thales, Guy Bonassi, menilai pengiriman dua unit perdana ini sebagai tonggak penting dalam kemitraan pertahanan antara Indonesia dan Prancis. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus mendukung ambisi kedaulatan pertahanan Indonesia melalui penguatan kapabilitas industri lokal.

“Kami bangga telah mengirimkan dua radar pertama ke Indonesia dan ingin memperkuat kemitraan yang sukses ini lebih jauh. Dengan membangun pengetahuan dan keahlian lokal, memperkuat kapabilitas industri, serta memastikan perawatan dan dukungan teknis yang dekat dengan pengguna akhir, kami berkomitmen untuk mendorong ambisi kedaulatan pertahanan Indonesia,” ungkap Guy Bonassi.

Sinergi antara PT Len Industri dan Thales ini juga membuka peluang baru bagi pengembangan sistem komando dan kendali (C2) yang lebih mandiri. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkokoh kemandirian teknologi pertahanan nasional, sekaligus menjamin keberlanjutan perawatan sistem radar yang dioperasikan oleh TNI di masa depan.