Padang – RSUD dr. Rasidin Kota Padang bersiap menghadirkan layanan poli geriatri sebagai upaya konkret mendukung program “Padang Melayani”. Langkah ini diambil untuk memberikan akses kesehatan yang lebih optimal dan terstandarisasi bagi masyarakat lanjut usia yang membutuhkan penanganan medis khusus.
Guna mematangkan rencana tersebut, pihak rumah sakit telah membekali jajaran perawat dan bidan melalui pelatihan intensif keperawatan geriatri yang berlangsung di Aula RSUD dr. Rasidin, Selasa (16/6/2026). Pelatihan ini menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam menghadapi tantangan populasi lansia yang terus meningkat.
Direktur RSUD dr. Rasidin, dr. Lismawati, menjelaskan bahwa pasien geriatri memerlukan pendekatan multidisiplin karena umumnya memiliki komorbiditas atau lebih dari satu jenis penyakit. Melalui pendampingan langsung dokter spesialis penyakit dalam, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai penanganan penyakit kronis, penurunan fungsi organ, hingga aspek psikologis dan sosial ekonomi lansia.
“Tenaga kesehatan dibekali cara memberikan pelayanan terbaik kepada pasien lansia yang memerlukan penanganan khusus. Tujuannya tidak hanya mengobati, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup lansia dan menjamin keselamatan pasien,” ujar Lismawati.
Ia menambahkan, kehadiran poli geriatri nantinya akan beroperasi dengan standar akreditasi khusus. Pihaknya pun mendorong masyarakat lansia di Kota Padang untuk memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai langkah tepat dalam mendapatkan penanganan medis.
Di sisi lain, Lismawati menekankan bahwa penguatan layanan rumah sakit harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan sejak dini. Ia mengimbau warga untuk konsisten menerapkan pola hidup sehat, memperhatikan asupan gizi, membatasi konsumsi lemak, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Penting bagi masyarakat untuk tetap menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi, membatasi konsumsi lemak, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah preventif,” tutupnya.






