NusantaraPemerintahan

Bahlil Persilakan Shell dan BP Beli BBM di Pertamina

390
×

Bahlil Persilakan Shell dan BP Beli BBM di Pertamina

Sebarkan artikel ini

Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan BBM di seluruh SPBU.

bahlil-persilakan-shell-dan-bp-beli-bbm-di-pertamina
Bahlil Persilakan Shell dan BP Beli BBM di Pertamina

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka opsi bagi SPBU swasta, termasuk Shell dan BP, untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Pertamina.

Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan BBM di seluruh SPBU.

Bahlil menyatakan, SPBU swasta dapat membeli BBM dari Pertamina jika kuota impor yang diberikan tidak mencukupi.

“Kalau ada yang masih kurang, silakan beli di Pertamina,” ujar Bahlil usai pelantikan Dirjen Migas di Kementerian ESDM, Jumat (29/8/2025).

Kementerian ESDM telah menaikkan kuota impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 10 persen dibandingkan tahun 2024.

Sebagai ilustrasi, perusahaan yang mendapat kuota impor 100 juta kiloliter (KL) pada 2024, kini mendapat 110 juta KL di 2025.

Namun, Bahlil menekankan pentingnya menjaga neraca ekspor-impor negara.

“Ini terkait neraca ekspor-impor kita. Saya pikir bukan kami pilih kasih, semuanya kami kasih, tapi kan harus dijaga juga kondisi negara kita,” jelasnya.

Bahlil memastikan stok BBM di Pertamina saat ini mencukupi untuk memenuhi kebutuhan SPBU swasta.

“Stok Pertamina masih banyak. Saya kan harus menjaga neraca komoditas,” tegas Bahlil. Ia menambahkan, pengurangan impor menjadi indikator positif bagi lifting dan produksi dalam negeri.

Sebelumnya, Bahlil menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran Pertamina sebagai BUMN di sektor migas, sejalan dengan Pasal 33 UUD 1945. Pasal tersebut mengatur pemanfaatan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.