Ranah

Benny Utama Percepat Pembangunan Jalan Rumbai-Muaro Tais

259
×

Benny Utama Percepat Pembangunan Jalan Rumbai-Muaro Tais

Sebarkan artikel ini
segera-dibangun-akhir-tahun-ini,-benny-utama-kawal-proyek-jalan-rumbai-muaro-tais
Segera Dibangun Akhir Tahun ini, Benny Utama Kawal Proyek Jalan Rumbai-Muaro Tais

Pasaman – Warga Kecamatan Mapattunggul, Pasaman, segera menikmati jalan mulus. Pemerintah pusat kucurkan anggaran Rp35 miliar untuk pembangunan jalan Rumbai-Muaro Tais.

Jalan tersebut akan diaspal hotmix. Pembangunan dijadwalkan mulai akhir tahun 2025.

Anggota Komisi III DPR RI, Benny Utama, menyebut pembangunan jalan ini sebagai realisasi janjinya. “Alhamdulillah, usulan Rp 35 miliar itu diakomodir sepenuhnya,” ujarnya.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat di Padang akan mengeksekusi teknis pelaksanaan.

Benny Utama, yang juga mantan Bupati Pasaman, telah berkomitmen membangun jalan hotmix sepanjang 7,4 kilometer ini sejak 2022.

Saat itu, ia menilai kondisi jalan Rumbai-Muaro Tais sudah tidak layak. “Jika APBD Pasaman tidak memadai, nanti kita upayakan melalui anggaran pemerintah pusat,” katanya.

Setelah menjadi anggota DPR-RI, Benny Utama terus mengawal usulan pembangunan jalan ini. Ia berharap jalan hotmix ini akan meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat Muaro Tais dan sekitarnya.

Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, turut mendukung upaya Benny Utama. Keduanya memperjuangkan usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Pasaman pada 2023.

BPJN Sumbar akan segera melakukan proses lelang pembangunan jalan Muaro Tais. Pengerjaan fisik dijadwalkan mulai pada tahun anggaran 2025.

Proyek jalan Muaro Tais ditetapkan sebagai Multy Year Contract (MYC) dengan total anggaran Rp 35 miliar.

“Rinciannya, sebesar Rp 5,8 miliar dilaksanakan pada akhir tahun 2025, sedangkan sisanya Rp 29,2 miliar akan dilanjutkan pada awal tahun anggaran 2026,” jelasnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Pasaman, Zulham Effendi, menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dan asistensi dengan P2JN Sumbar sebelum pengajuan usulan.

“Sesuai desain, panjang jalan yang diusulkan adalah 7,4 Km dengan lebar 5,5 meter,” ungkap Zulham Effendi.

Pembebasan tanah telah dilakukan sejak 2023. Seluruh kriteria yang disyaratkan sudah memenuhi Detail Engineering Design (DED).

Zulham menambahkan, dari total panjang 7,4 Km, hanya sekitar 300 meter yang sudah berhotmix. Sebagian jalan masih berupa kerikil dan tanah, yang menyulitkan masyarakat.