Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melepas kepemilikan dua anak usahanya, yakni PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI) dan PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNM IM), kepada PT Danantara Asset Management. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi Danantara dalam sektor pengelolaan investasi nasional.
Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bersyarat yang diteken pada 1 April 2026, Danantara mengakuisisi 19,5 juta saham BRI MI senilai Rp975 miliar, yang merepresentasikan 65 persen dari total modal ditempatkan dan disetor.
Sementara itu, untuk PNM IM, Danantara membeli 109.999 saham dengan nilai transaksi Rp345 miliar. Nilai tersebut mencakup 99,999 persen dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan.
Sekretaris Perusahaan BRI, Dhanny, menyatakan bahwa pengalihan ini bertujuan mendukung pembentukan perusahaan pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing. Inisiatif tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi dan sosial yang selaras dengan agenda jangka panjang Indonesia.
Dhanny menambahkan, Danantara Asset Management selaku induk operasional ingin membangun entitas manajemen aset dengan daya saing kuat. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat bagi perseroan serta pemegang saham, sekaligus memperkuat ekosistem industri keuangan nasional secara berkelanjutan.
Selain mengakuisisi anak usaha BRI, Danantara juga memperluas portofolionya dengan membeli saham perusahaan manajer investasi lain. Danantara membeli 99,9 persen saham BNI Asset Management sebanyak 39.960.000 lembar dengan nilai Rp359,64 miliar.
Terakhir, Danantara mengambil alih 99,93 persen saham Mandiri Manajemen Investasi yang sebelumnya dimiliki oleh Mandiri Sekuritas. Transaksi tersebut melibatkan 1.499 saham dengan nilai






