RanahTeknologi

* China Ciptakan Drone Nyamuk, Terinspirasi RoboBee?

223
×

* China Ciptakan Drone Nyamuk, Terinspirasi RoboBee?

Sebarkan artikel ini
serangga-ini-diam-diam-mampu-merekam-video-dan-kirim-ke-militer-china
Serangga Ini Diam-diam Mampu Merekam Video dan Kirim ke Militer China

Beijing – China mengejutkan dunia dengan pengembangan drone mata-mata berukuran nyamuk. Alat ini dirancang untuk operasi militer rahasia dan misi pengintaian.

Drone mini ini dikembangkan oleh Universitas Teknologi Pertahanan Nasional (NUDT). Bentuknya menyerupai nyamuk dengan dua sayap kecil, badan ramping, dan tiga kaki.

Peneliti NUDT, Liang Hexiang, memperkenalkan drone tersebut melalui siaran CCTV7, saluran televisi militer nasional China.

“Di tangan saya ini ada robot mirip nyamuk. Robot miniatur bionik seperti ini sangat cocok untuk misi intelijen dan operasi khusus di medan perang,” ujar Liang Hexiang. Ia menambahkan, drone ini memiliki empat sayap dan dapat dikendalikan menggunakan ponsel pintar.

Kemunculan drone mata-mata seukuran nyamuk ini mengejutkan publik karena pengembangan drone mini selama ini dilakukan secara tertutup.

Saat ini, pengembang militer di seluruh dunia berlomba dalam miniaturisasi teknologi drone.

Tantangan utama dalam pengembangan drone super kecil ini adalah desain mikrofon, kamera, sistem kendali, sumber daya, dan komponen lain yang harus muat dalam ruang terkecil.

Drone juga harus bekerja senyap, tahan banting, memiliki jangkauan jauh, dan berdaya tahan tinggi.

Pengembangan drone super kecil ini memerlukan keahlian khusus dari berbagai disiplin ilmu seperti robotika, ilmu material, dan teknologi sensorik.

Teknologi miniatur robot bionik biasanya dikembangkan dengan meniru struktur dan gerakan serangga alami.

Drone yang diperlihatkan NUDT memiliki kemiripan dengan “RoboBee”, drone yang diperkenalkan peneliti Harvard pada 2013.

RoboBee memiliki panjang sekitar tiga sentimeter dan awalnya dikembangkan untuk pemantauan pertanian dan lingkungan. Namun, versi buatan China berukuran lebih kecil.

Beberapa model RoboBee diklaim dapat berenang di dalam air dan lepas landas dari permukaan air, atau “hinggap di permukaan dengan bantuan listrik statis,” demikian menurut laman resmi Wyss Institute Harvard.