Teknologi

Cuma Jualan Online, Poco Indonesia Klaim Ponselnya Justru Makin Laris

1275
×

Cuma Jualan Online, Poco Indonesia Klaim Ponselnya Justru Makin Laris

Sebarkan artikel ini
Cuma Jualan Online, Poco Indonesia Klaim Ponselnya Justru Makin Laris
Brand ponsel dengan syarat China, Poco, pada masa kini semata-mata menerapkan jualan HP secara online pada Indonesia. Terhitung Poco Indonesia telah menerapkan strategi yang disebutkan selama enam bulan sejak pertengahan 2023 kemarin.

Associate Director Marketing POCO Indonesia, Andi Renreng mengatakan, strategi jualan online itu justru menguntungkan bagi para konsumen di tempat Tanah Air. Ia mengklaim kalau metode yang dimaksud sanggup memberikan kesempatan ke penduduk Indonesia untuk miliki HP Poco.

“Ini adalah strategi yang dimaksud tepat untuk Poco, di area mana kami lihat landscape Indonesia adalah negara kepulauan,” ungkapnya pada waktu ditemui dalam sela-sela acara ulang tahun ke-3 Poco Indonesia di area Jakarta, Hari Senin (22/1/2024).

Pria yang dimaksud akrab disapa Bung Andi itu menjelaskan, jualan online ini justru memungkinkan konsumen bisa jadi lebih besar cepat mendapatkan HP Poco. Sebab mereka tak perlu repot ke luar rumah untuk belanja di dalam toko offline.

“Mereka bisa jadi segera check-out dari HP. Hal ini cara kami mempermudah orang untuk mendapatkan perangkat POCO,” lanjut dia.

Andi menggambarkan kesuksesan strategi jualan online itu dalam HP Poco F5. Ia mengklaim kalau pemasaran ponsel itu mencapai 10.000 unit belaka pada waktu 24 jam.

Ia sesumbar kalau hitungan 10.000 unit Poco F5 ini tidaklah dapat ditandingi brand ponsel mana pun. Bahkan pencapaian Poco Indonesia ini juga menjadi yang digunakan terbaik dibandingkan jualan Poco di tempat negara lain.

“Bahkan kalau sanggup dilihat secara global, poco antar region, poco Indonesia untuk hasil jualan Poco F5 itu paling the best,” katanya.

Bung Andi menjelaskan mengenai kelebihan strategi jualan online yang dimaksud diterapkan Poco Indonesia. Ia menilai kalau metode ini dapat menekan biaya transaksi jual beli offline seperti biaya penyimpanan hingga promosi.

“Kalo online, biaya-biaya itu mampu kami kurangi lalu kami berikan ke pengguna. Makanya strategi seperti ini sesuai dengan tagline kami, extreme performance serta extreme price,” tuturnya.

“Makanya kami tak memberikan beban biaya operasional untuk pengguna kami. Malah kita memberikan keuntungan pada pengguna kami. Banyak yang dimaksud dipangkas dari sistem online, impact-nya extreme price,” pungkas Andi.