Ranah

Dinas Pendidikan Payakumbuh Awasi TKA SD Gelombang III

80
×

Dinas Pendidikan Payakumbuh Awasi TKA SD Gelombang III

Sebarkan artikel ini
5.509-siswa-kota-payakumbuh-mengikuti-tka-tahun-2026
5.509 Siswa Kota Payakumbuh Mengikuti TKA Tahun 2026

Payakumbuh – Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat Sekolah Dasar (SD) gelombang III tahun 2026 berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ujian yang digelar serentak di sejumlah sekolah dasar itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, mengatakan TKA merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi pendidikan nasional. Menurut dia, tes tersebut penting untuk mengukur kemampuan akademik siswa secara objektif dan terstandar.

“Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik ini memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan transformasi pendidikan nasional. Melalui tes ini, satuan pendidikan dapat memperoleh data yang valid dan reliabel sebagai dasar untuk melakukan refleksi, perbaikan, serta perencanaan tindak lanjut pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik,” ujar Nalfira.

Ia menjelaskan, peserta TKA tahun ini berasal dari siswa SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Payakumbuh. Pada jenjang SD, jumlah peserta mencapai 2.756 siswa, terdiri atas 1.910 murid SD negeri dan 846 siswa SD swasta.

Sementara pada jenjang SMP, peserta tercatat sebanyak 2.753 pelajar, dengan rincian 1.835 siswa SMP negeri dan 918 siswa SMP swasta. Dengan demikian, total peserta TKA di Kota Payakumbuh mencapai 5.509 siswa.

Pelaksanaan TKA 2026 dibagi ke dalam empat gelombang. Setiap gelombang berlangsung selama dua hari dan digelar di sekolah masing-masing.

Pada jenjang SD, gelombang I berlangsung pada 20-21 April dengan 16 sekolah peserta. Gelombang II digelar pada 22-23 April dan diikuti 26 sekolah. Gelombang III pada 27-28 April diikuti 24 sekolah, sedangkan gelombang IV pada 29-30 April diikuti 15 sekolah.

Adapun untuk jenjang SMP, pelaksanaan dimulai lebih awal, yakni pada 6-16 April 2026, dan juga dibagi ke dalam empat gelombang.

Nalfira menyebut, secara umum pelaksanaan TKA di jenjang SD maupun SMP berjalan lancar. Seluruh sekolah dapat mengikuti jadwal ujian berkat koordinasi yang baik antara satuan pendidikan dan panitia pelaksana.

“Secara umum pelaksanaan berjalan lancar. Hal ini tentu berkat koordinasi dan kesiapan seluruh pihak, mulai dari sekolah, tim teknis, hingga pengawas pelaksanaan ujian,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui sempat terjadi gangguan teknis pada jaringan server pusat yang membuat sejumlah sekolah mengalami kendala login saat pelaksanaan TKA tingkat SMP. Gangguan itu kemudian segera ditangani, dan peserta yang terdampak dijadwalkan mengikuti ujian susulan.

Selain itu, sejumlah siswa juga tercatat tidak dapat mengikuti ujian sesuai jadwal karena sakit. Untuk mereka, Dinas Pendidikan menyiapkan jadwal susulan agar seluruh peserta tetap memperoleh kesempatan mengikuti TKA.

“Bagi sekolah yang mengalami kendala teknis dan siswa yang berhalangan karena sakit, akan dijadwalkan ujian susulan. Jadi kami pastikan semua peserta tetap bisa mengikuti asesmen,” tambahnya.

Pada gelombang pertama, Dinas Pendidikan juga melakukan pemantauan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur. Pemantauan jenjang SMP dilakukan bersama tim dari BPMP Sumatera Barat, sedangkan pada jenjang SD turut melibatkan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh.

Melalui pelaksanaan TKA ini, Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berharap kualitas pembelajaran di sekolah terus meningkat melalui evaluasi berbasis data yang akurat. Dengan begitu, kebijakan pendidikan ke depan diharapkan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung pada peningkatan hasil belajar siswa.

“Harapan kami, hasil TKA ini menjadi bahan evaluasi penting bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, sehingga mutu pendidikan di Kota Payakumbuh semakin baik,” tutup Nalfira.